Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Vaksinasi Massal, Tuharea : 12 Ribu Orang Ambon Sudah Di Vaksin AstraZeneca

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Yusda Tuharea mengatakan, sebanyak lebih dari 12 ribu masyarakat Kota Ambo

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Dedy
AMBON: Vaksinasi kepada seluruh karyawan Alfamidi Branch Ambon. Di kawasan Passo, Baguala, kota ambon, Rabu (5/5/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Yusda Tuharea mengatakan, sebanyak lebih dari 12 ribu masyarakat Kota Ambon telah divaksin Astrazeneca.

“Pemakaian Astrazeneca di Ambon sudah mencapai 12 ribu orang,” Ujar Tuharea kepada TribunAmbon.com saat ditemui pada kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Alfamidi Branch Ambon, di kawasan Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Senin (5/5/2021) pagi.

Dia mengatakan, secara keseluruhan warga Kota Ambon yang telah divaksin Covid-19 mencapai sebanyak 35 ribu orang.

Dari angka tersebut, 12 ribu menggunakan Astrazeneca, dan sisanya menggunakan Sinovac.

Menurut Tuharea, pemakaian Astrazeneca sejauh ini dinilai aman untuk masyarakat.

Setiap vaksinasi massal hanya 10 persen orang yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Angka itu dinilai normal-normal saja oleh Tuharea.

AMBON: Proses Vaksinasi kepada seorang karyawan Alfamidi, Rabu (5/5/2021) siang.
AMBON: Proses Vaksinasi kepada seorang karyawan Alfamidi, Rabu (5/5/2021) siang. (TribunAmbon.com/Dedy)

“Kalau Cuma 10 persen, berarti aman. Apalagi Cuma kipi ringan. Demam, Nyeri Ringan, itu sudah biasa,” kata dia.

Terkait vaksinasi di bulan Ramadhan Tuharea mengatakan, hal itu tidak akan membatalkan puasa bagi orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: Sepekan Jelang Lebaran, Alfamidi Ambon Gelar Vaksinasi Bagi Karyawan

“Kami vaksinasi massal di bulan puasa bukan hanya kali ini saja, sebelumnya di puasa hari ke lima juga kami lakuka vaksinasi,” kata dia.

Ia menambahkan, vaksin yang dipakai ini aman dan halal.

Masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu-isu yang beredar.

“Sudah disampaikan berkali-kali, vaksin ini halal dan aman. Sudah ada fatwa MUI,” ujarnya.

Diketahui, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19, dibutuhkan vaksinasi kepada sebanyak 75 persen populasi untuk meningkatkan kekebalan imun populasi.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved