Breaking News:

Virus Corona

Puluhan Orang di Israel Alami Peradangan Jantung Setelah Disuntik Vaksin Pfizer

Para pejabat kesehatan Israel menggali apakah kasus tersebut ada kaitannya dengan suntikan yang telah diberikan kepada lebih dari lima juta orang.

Brendan Smialowski / AFP
Seorang apoteker mencairkan vaksin Pfizer COVID-19 sambil mempersiapkannya untuk diberikan kepada staf dan penduduk di Goodwin House Bailey's Crossroads, komunitas lansia di Falls Church, Virginia, pada 30 Desember 2020. 

TRIBUNAMBON.COM - Israel tengah menyelidiki temuan puluhan kasus orang mengalami peradangan jantung setelah menerima suntikan vaksin Pfizer/BioNTech.

Komisaris Penanganan Corona Nachman Ash pada Minggu (2/5/2021) lewat wawancara dengan Radio 103FM angkat bicara.

Ash memaparkan, para pejabat kesehatan Israel menggali apakah kasus tersebut ada kaitannya dengan suntikan yang telah diberikan kepada lebih dari lima juta orang.

Baca juga: Brasil Kekurangan Vaksin Covid-19 Jelang Suntikan Dosis Kedua

Baca juga: Viral Seorang Guru Lumpuh, Diduga setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Pihak Dinkes Buka Suara

Channel 12 mengutip sebuah studi kementerian kesehatan melaporkan minggu lalu bahwa pemerintah mengidentifikasi 62 insiden peradangan otot jantung, atau selaput jantung-otot.

Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin virus corona Pfizer-BioNtech COVID-19 di klinik keliling dekat Moshav Dalton di Israel utara pada 22 Februari 2021.
Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin virus corona Pfizer-BioNtech COVID-19 di klinik keliling dekat Moshav Dalton di Israel utara pada 22 Februari 2021. (JALAA MAREY / AFP)

Kondisi ini berkembang pada satu dari 100.000 orang yang menerima suntikan, sedangkan tingkat kejadian untuk pria berusia 18 hingga 30 tahun adalah satu dari 20.000.

Diwartakan Blooomberg, dua orang meninggal dan sisanya sembuh.

Studi tersebut tidak menunjukkan dengan pasti bahwa ada tingkat kematian yang lebih tinggi atau peningkatan kasus peradangan otot jantung, kata Kementerian Kesehatan dalam tanggapan email atas pertanyaan.

Baca juga: Soal Haji 2021, Kemenkes: Arab Saudi Tak Pernah Larang Vaksin Merek Tertentu

Baca juga: Varian B1617 Covid-19 dari India Telah Menyebar ke 17 Negara, Disebut Kebal Terhadap Vaksin

“Sepertinya manfaat dari vaksin ini begitu besar sehingga bahkan jika kami menemukan hubungan antara beberapa kasus dan vaksin, tidak akan dibenarkan untuk mengambil tindakan apapun terkait dengan vaksin tersebut,” kata Ash dalam wawancara.

"Informasinya sudah dikomunikasikan dengan Pfizer," imbuhnya.

Fasilitas Pfizer di Pleasant Prairie, Wisconsin, pada 1 Desember 2020.
Fasilitas Pfizer di Pleasant Prairie, Wisconsin, pada 1 Desember 2020. (KAMIL KRZACZYNSKI / AFP)

Pihak Pfizer dalam sebuah pernyataan mengaku telah mengetahui kasus miokarditis Israel.

“Kami belum mengamati tingkat miokarditis yang lebih tinggi daripada yang diharapkan pada populasi umum,” kata perusahaan tersebut.

“Hubungan kausal dengan vaksin belum ditetapkan. Tidak ada bukti saat ini untuk menyimpulkan bahwa miokarditis adalah risiko yang terkait dengan penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech," kata perusahaan itu.

Berita lain terkait Vaksin Covid-19

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Israel Selidiki Puluhan Kasus Peradangan Jantung setelah Suntikan Vaksin Covid Pfizer.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved