Breaking News:

Kasus Narkoba di Maluku

Berani Bawa Sabu ke Rutan Ambon, Dua Residivis Dituntut 8 Tahun Penjara

JPU menilai keduanya bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal 114 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Salama Picalouhata
Tanita Pattiasina
Persidangan kasus narkotika secara virtual di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (3/5/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Jaksa penuntut umum (JPU) Ester Wattimury menuntut Rony Pattiradjawane (38) selama 8 tahun penjara, Senin (3/5/2021).

Rony kedapatan membawa sabu-sabu sebanyak 6 paket ke Rutan kelas IIA Ambon.

Saat ditangkap, dia mengaku membawa sabu tersebut kepada narapidana Rellis Pattiserlihun (40).

Rellis ikut menjadi terdakwa dalam kasus ini. Dia juga dituntut hukuman penjara selama 8 tahun.

Baca juga: Rapid Test Antibody Ditolak, Perempuan Lansia Ini Menangis di Ruang Tunggu Pelabuhan Ferry Galala

Baca juga: Pemprov Maluku Berikan Rapid Test Antigen Gratis Bagi Pemudik Kurang Mampu

JPU menilai keduanya bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal 114 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Meminta majelis hakim menjatuhi pidana terhadap kedua terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 8 tahun dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan," kata JPU Ester Wattimury.

JPU juga menuntut kedua terdakwa membayar denda sebesar Rp 1 miliar, subsider tiga bulan kurungan penjara.

Baca juga: Pelabuhan Ferry Galala Terapkan Aturan Baru, Sejumlah Penumpang Gagal Berangkat

Baca juga: Perketat Syarat Perjalanan, Pelabuhan Tulehu Akan Berlakukan Rapid Tes Acak untuk Penumpang

Menurut JPU, keduanya tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika sesuai amanat undang-undang.

Namun, JPU mempertimbangkan para terdakwa berlaku sopan di persidangan dan terdakwa juga mengakui kesalahan.

Untuk diketahui, terdakwa Rellis sedang menjalani hukuman di penjara.

Tahun lalu, majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara padanya selama 9 tahun.

Dia bersama teman perempuannya, Jesica Mailoa, diringkus anggota BNN Provinsi Maluku. Ketika itu, mereka hendak menjemput paket barang berisikan sabu-sabu pada salah satu perusahaan jasa penitipan barang di Kota Ambon. Barang bukti yang disita yakni sabu seberat 83,85 gram. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved