Breaking News:

Global

Bayi Positif Covid-19 di India Meninggal setelah Ditelantarkan Orangtua yang Takut Tertular

Bayi positif Covid-19 di India dilaporkan meninggal setelah ditelantarkan orangtuanya, yang takut jika mereka tertular.

dok.istimewa
Ilustrasi pembunuhan bayi 

NEW DELHI, TRIBUNAMBON.COM - Bayi positif Covid-19 di India dilaporkan meninggal setelah ditelantarkan orangtuanya, yang takut jika mereka tertular.

Bocah berusia dua bulan itu dinyatakan positif sebelum meninggal pada Minggu (2/5/2021) di Rumah Sakit Shri Maharaja Gulab Singh, Region Jammu.

Pengawas Medis Dr Dara Singh mengungkapkan, anak itu dibawa ke tempat mereka pukul 19.00 waktu setempat, dan mengembuskan napas terakhir beberapa jam kemudian.

Kepada India Today, Dr Singh menuturkan bayi dua bulan itu menderita penyakit jantung bawaan dan kondisi medis lainnya.

"Segera setelah terkena serangan jantung, kami menggelar tes RAT yang hasilnya positif," jelas Dr Singh dilansir Daily Mirror Selasa (4/5/2021). Dia menjelaskan orangtuanya juga diminta untuk menjalani Covid-19.

Baca juga: Bupati Malra Imbau Masyarakat Tetap Taati Prokes Selama Ramadan & Idul Fitri

Namun saat diminta, mereka langsung kabur. Orangtua anak itu tak menjawab panggilan rumah sakit, dengan jenazah si anak dilaporkan berada di kamar mayat. Pada Senin (3/5/2021), Teritori Bersama Jammu dan Kashmir melaporkan 3.733 kasus virus corona dan 51 kematian.

Kabar ini terjadi di tengah gelombang kedua corona yang menerjang "Negeri Bollywood" secara mengerikan, menyapu bagaikan tsunami.

Pemerintah setempat pun menangguhkan ujian bagi dokter muda dan calon perawat untuk membantu sistem kesehatan yang kolaps. Sistem kesehatan setempat begitu kewalahan dengan rumah sakit mengalami kekosongan ranjang maupun oksigen. Selama dua pekan, India melaporkan lebih dari 300.000 kasus harian dengan jumlah total mencapai di atas 20 juta.

Pakar menyatakan, mereka yakin angka sebenarnya yang tidak disebutkan pemerintah 10 kali lipat lebih tinggi.

(Kompas.com / Ardi Priyatno Utomo)

Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved