Breaking News:

Hari Buruh

LBH Jakarta Kritik Alasan Polisi Tangkap Mahasiswa dalam Aksi Hari Buruh

Penangkapan sejumlah mahasiswa yang dilakukan aparat kepolisian saat aksi merayakan Hari Buruh pada Sabtu (1/5/2021) kemarin mendapat kritikan tajam.

(KOMPAS.COM/ IRA GITA)
Aksi demonstrasi buruh di depan Gedung Mahkama Konstitusi pada Senin (12/4/2021) menyebabkan lalu lintas di sekitar Bundaran Patung Kuda menjadi tersendat. 

TRIBUNAMBON.COM - Penangkapan sejumlah mahasiswa yang dilakukan aparat kepolisian saat aksi merayakan Hari Buruh pada Sabtu (1/5/2021) kemarin mendapat kritikan tajam.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH Jakarta) selaku pendamping hukum para mahasiswa yang ditangkap itu menilai aneh langkah polisi menangkap mereka.

"Teman-teman mahasiswa kemarin itu adalah bagian dari Gerakan Buruh Untuk Rakyat (GEBRAK), karena GEBRAK ini bukan cuma buruh saja komponennya," kata pengacara publik LBH Jakarta, Jeanny Sirait, saat dihubungi, Minggu (2/5/2021).

Menurut catatan LBH, ada hampir 300 mahasiswa yang ditangkap.

Baca juga: Menurut Polisi, Ini Alasan Puluhan Mahasiswa Diamankan Saat Aksi May Day

Sebelum ditangkap, menurut Jeanny, para mahasiswa yang ikut aksi juga dipisahkan dari kelompok buruh lantaran terlambat datang.

Ini yang kemudian muncul pernyataan dari kepolisian bahwa mahasiswa tak boleh ikut aksi sebab mereka bukan buruh. Jeanny mengaku heran atas hal tersebut.

"Ini pendapat yang ngaco dan ngawur, lalu apakah kita tidak bisa memperingati hari pahlawan ketika kita bukan pahlawan. Ini kan enggak masuk di akal," katanya.

"Teman-teman mahasiswa ini kan calon buruh, karena suatu saat mereka mengalami proses yang sama. Jadi wajar kalau mereka menyuarakan tuntutan," tambah Jeanny.

Jeanny juga mempertanyakan unsur pidana yang dilakukan mahasiswa sehingga polisi harus membawanya ke Mapolda Metro Jaya.

"Kata polisi mereka (mahasiswa) tidak ditangkap, mereka hanya diamankan. Di KUHAP tak ada diamankan, yang ada ditangkap. Kita sempat berdebat di sana," kata Jean.

Halaman
123
Editor: Salama Picalouhata
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved