Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Pelaku yang Menghina Awak KRI Nanggala Jadi Tersangka, Mengaku Akun FB Dikloning Orang Lain

Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait kasus ujaran kebencian soal awak KRI Nanggala 402 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Tangkap layar kanal YouTube Tribunnews Sultra Official
Tangkap layar video yang mengulas kasus yang menjerat pria berinisial A yang diduga melakukan ujaran kebencian terharap awak KRI Nanggala-402. 

Ucok menambahkan, bukti yang dibutuhkan untuk mengetahui kebenaran perbuatan tersebut yakni jejak digital.

“Terutama dari jejak digital. Untuk membuktikan apakah yang bersangkutan pelakunya atau orang lain,” jelasnya.

Sebelumnya, A, diinterogasi pihak Lanal Kendari gegara komentar tak senonoh gugurnya 53 awak KRI Nanggala 402 di akun Facebook.

A datang di Markas Lanal Kendari, Rabu (28/04/2021) siang dan dinterogasi hingga malam hari.

Pada Kamis (29/04/2021), A selanjutnya menjalani pemeriksaan di Polda Sultra.

Kompol Dolfi Kumaseh, membenarkan, A telah dilaporkan dan diperiksa penyidik Dit Reskrimsus.

“Iya, yang bersangkutan telah dimintai keterangan,” ujarnya dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp Masengger.

Klarifikasi Terduga Pelaku

Pemilik akun Muhammad Jisrah Rahman berinisial A saat diperiksa penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, Kamis (29/04/2021).
Pemilik akun Muhammad Jisrah Rahman berinisial A saat diperiksa penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, Kamis (29/04/2021). (Humas Polda Sulawesi Tenggara)

Sedangkan, A, yang dikonfirmasi TribunnewsSultra.com enggan memberi keterangan.

Saat dihubungi via Whatsapp Masengger, A mengatakan belum berani memberi pernyataan tanpa izin penyidik dan kuasa hukum.

Halaman
1234
Editor: sinatrya tyas puspita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved