Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Pelaku yang Menghina Awak KRI Nanggala Jadi Tersangka, Mengaku Akun FB Dikloning Orang Lain

Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait kasus ujaran kebencian soal awak KRI Nanggala 402 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Tangkap layar kanal YouTube Tribunnews Sultra Official
Tangkap layar video yang mengulas kasus yang menjerat pria berinisial A yang diduga melakukan ujaran kebencian terharap awak KRI Nanggala-402. 

Kata Dolfi, Ditkrimsus Polda Sultra juga akan menghadirkan ahli ITE dan ahli forensik.

“Besok akan dimintai keterangan untuk ahli ITE dan akan mengirim dokumen ke Makassar untuk ahli forensik,” jelas Kompol Dolfi.

Dia menambahkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terduga pelaku sudah ada setelah menjalani pemeriksaan mulai siang hari hingga malam hari.

Dari Lanal ke Polda

Baca juga: Alasan Putri Delina Keluar dari Rumah Sule meski Berat Hati: Nggak Enak kalau Mau Bawa Teman

Baca juga: Terungkap Profesi Adam Ibrahim, Sosok Dibalik Dalang Rekayasa Babi Ngepet

Seorang warga Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial A yang merupakan pemilik akun Facebook Muhammad Jisrah Rahman memberi klarifikasi di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari, Rabu (28/04/2021).
Seorang warga Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial A yang merupakan pemilik akun Facebook Muhammad Jisrah Rahman memberi klarifikasi di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari, Rabu (28/04/2021). (TribunSultra/HO)

Sebelumnya, A, seorang warga Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga menyebarkan pesan tak senonoh atas gugurnya 53 awak KRI Nanggala-402.

Tak hanya menyinggung awak kapal selam yang gugur, A melalui komentar Facebook diduga memberi komentar tak pantas terhadap para istri personel TNI AL yang meninggal dunia tersebut.

Atas dugaan itu, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sultra dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari, mengumpulkan alat bukti.

Pasi Intel Pangkalan TNI Lanal Kendari, Mayor Laut Ucok, menjelaskan, dugaan perbuatan A sudah dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sultra.

Ia mengatakan terduga pelaku telah diperiksa pihak kepolisian.

“Sudah diperiksa, saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti," ujarnya dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp Masengger.

Baca juga: Hukuman Para Oknum yang Komentar Negatif soal KRI Nanggala, Ada yang Dicambuk hingga Terancam Bui

Halaman
1234
Editor: sinatrya tyas puspita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved