Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Tulis Komentar Negatif soal Tragedi KRI Nanggala-402, Nurhadi Diamankan Polisi

Dua sosok yang berkomentar negatif terkait tragedi KRI Nanggala-402 terancam dibui hingga 6 tahun lamanya.

Kolase Garry Lotulung/Kompas.com dan Foto Dinas Penerangan Angkatan Laut
Calon Presiden fiktif, Nurhadi dan seorang anggota polisi di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terancam dibui setelah berkomentar negatif soal tragedi tenggelamnya kapal selam TNI KRI Nanggala 402 di perairan Bali. 

TRIBUNAMBON.COM - Calon Presiden fiktif, Nurhadi dan seorang anggota polisi di Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terancam dibui setelah berkomentar negatif soal tragedi tenggelamnya kapal selam TNI KRI Nanggala 402 di perairan Bali.

Keduanya berkomentar negatif di media sosial masing-masing setelah kabar hilangnya KRI Nanggala-402 menyeruak ke publik.

Nurhadi akhirnya diamankan oleh kepolisian pada Senin (26/4/2021) lalu.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menjelaskan, Nurhadi diamankan pada pukul 22.00 WIB di rumahnya di Desa Golan Tepos, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Baca juga: TNI AL Bantah Kabar yang Sebut KRI Nanggala Tidak Pernah Latihan Sejak 2018

Kini, Polisi masih memeriksa tujuan dan motif Nurhadi mem-posting perkataan tidak senonoh terkait tragedi KRI Nanggala-402 ini.

"NH (Nurhadi) kaitannya dengan postingan yang bersangkutan di medsos tentang peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala."

"Kita amankan di kantor untuk proses pemeriksaan. Kita dalami, kita lengkapi dulu," kata Aditya, dikutip dari Tribun Jateng, Selasa (27/4/2021).

"Sementara kita tahap pemeriksaan terkait motifnya maupun maksud dan tujuan mem-posting komentar negatif tersebut," tambahnya.

Setelah postingannya menjadi kontroversi, Nurhadi langsung membuat video permohonan maaf.

Calon presiden fiktif nomor 10, Nurhadi tampil di acara live Rosi di Studio Kompas TV di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (10/1/2019). Nurhadi bersama Aldo, merupakan pasangan capres-cawapres fiktif yang hadir di tengah persaingan pilpres 2019.(
Calon presiden fiktif nomor 10, Nurhadi tampil di acara live Rosi di Studio Kompas TV di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (10/1/2019). Nurhadi bersama Aldo, merupakan pasangan capres-cawapres fiktif yang hadir di tengah persaingan pilpres 2019.( (Garry Lotulung/Kompas.com)

Permohohan maaf itu pun direkam saat Nurhadi tengah berada di kantor polisi.

Halaman
1234
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved