Breaking News:

Maluku Terkini

Tanpa Diundang, PLN Maluku Maluku Utara Laporkan Kinerja & Keluhan Pelanggan

Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Maluku, Hasan Slamat mengatakan, kinerja PLN itu dapat membantu pihaknya untuk merespon keluhan masyarakat

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Fandi Wattimena
Sumber : Humas PLN Maluku Maluku Utara
Jajaran PLN UIW MMU sambangi Kantor Ombudsman Perwakilan Provinsi Maluku, Selasa (27/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ombudsman Perwakilan Provinsi Maluku mengapresiasi upaya PLN dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggannya.

Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Maluku, Hasan Slamat mengatakan, kinerja PLN itu dapat membantu pihaknya untuk merespon keluhan masyarakat terkait pelayanan kelistrikan.

“Terimakasih PLN yang selalu aktif menyampaikan info pelayanan kelistrikan ataupun merespon keluhan yang disampaikan masyarakat kepada Ombudsman. Tentu ini juga membantu fungsi kami untuk dapat merespon dan memberikan penjelasan kepada pelanggan terkait pelayanan kelistrikan dari PLN”, ujar Hasan saat melakukan pertemuan bersama jajaran PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) di Kantor Ombudsman Perwakilan Provinsi Maluku, Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (27/4/2021).

Pada kesempatan itu, General Manager PLN UIW MMU, Adams Yogasara menyampaikan peningkatan dan digitalisasi layanan melalui aplikasi PLN Mobile dan mekanisme stimulus listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha seperti industry, bisnis serta sosial periode April – Juni 2021.

“Jika ada laporan ataupun keluhan dari masyarakat dapat selalu dikomunikasikan kepada kami seperti yang selama ini dilakukan," tutur Adams.

Terkait dengan stimulus listrik, kata dia, seperti program sebelumnya, penerima stimulus listrik dengan skema perpanjangan diskon bagi pelanggan subsidi yakni pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA.

Baca juga: Bersiap, Besok Disperindag Operasi Pasar di Masohi

Baca juga: Jadi Tersangka, Warga Lapor Kades Skikilae Pakai Uang Desa untuk Mabuk-Mabukan

Baca juga: Kemenag: Belum Ada Kepastian soal Pemberangkatan Ibadah Haji 2021

Selain itu juga ada pelanggan bisnis kecil dengan daya listrik 450 VA dan industri kecil daya listrik 450 VA.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus periode April – Juni 2021, besarannya akan diberikan separuh dari periode sebelumnya, yaitu:

  1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
  2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
  3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Untuk pelanggan 450 VA pra bayar, karena adanya perubahan besaran diskon stimulus pelanggan tidak perlu lagi mengakses token baik melalui web, layanan whatsapp, maupun PLN Mobile, diskon stimulus didapatkan pada saat melakukan transaksi pembelian token.

Pemerintah masih terus memberikan stimulus listrik sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Dia berharap, hadirnya stimulus listrik dapat meningkatkan produktivitas pelaku usaha serta daya beli masyarakat guna memulihkan perekonomian nasional.

Untuk memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus, pihaknya membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore.

Selain itu, lanjut dia, PLN kembali hadirkan kemudahan bagi pelanggan di dalam Aplikasi New PLN Mobile.

Kini, pelanggan dapat mengestimasi tagihan listrik bulan selanjutnya melalui fitur Swadaya Catat Angka Meter (SwaCAM) guna memberikan transparansi pemakaian listrik bagi pelanggan.

“Kehadiran fitur ini juga bertujuan untuk meminimalisasi potensi kesalahan baca meter, khususnya bagi kondisi atau lokasi meter pelanggan yang sulit dibaca oleh peta,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved