Breaking News:

Kunker DPRD Ambon

DPRD Bakal Libatkan Tim Ahli dalam Pembahasan LKPJ Walikota Ambon

Menurutnya, mekanisme pembahasan LKPJ dengan melibatkan tim ahli tentunya akan lebih lengkap dan luas serta konfrehensif.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Foto bersama DPRD Kota Ambon saat kunker di Kantor DPRD Kabupaten Garut, Rabu (28/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon akan melibatkan tim ahli dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Ambon.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Pansus II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far usai mengikuti rapat kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Garut.

"Jadi hasil pembahasan LKPJ tadi bahwa memang proses pembahasan LKPJ kedepan ini harus melibatkan tim ahli," kata Harry Putra Far-Far kepada TribunAmbon.com di pelataran Kantor DPRD Kabupaten Garut, Rabu (28/4/2021) siang.

Menurutnya, mekanisme pembahasan LKPJ dengan melibatkan tim ahli tentunya akan lebih lengkap dan luas serta konfrehensif.

Hal ini perlu dilakukan demi terciptanya Check and Balance, yakni bisa saling mengontrol, menjaga keseimbangan antara dinas-dinas terkait dalam LKPJ.

Mengingat, masing-masing Pansus berbasis komisi ini bertugas untuk menelaah dan membahas setiap isi dokumen kegiatan atau program yang dilaksanakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintahan Kota Ambon sesuai isi dokumen LKPJ tersebut. 

"Lain dari itu, semua ini perlu dilakukan terutama untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon," ungkapnya.

Pelibatan tim ahli kerap dilakukan DPRD Kabupaten Garut dalam pembahasan LKPJ.

Sehingga dijadikan referensi yang kedepannya nanti akan diterapkan juga pada DPRD Kota Ambon.

Baca juga: Bersiap, Besok Disperindag Operasi Pasar di Masohi

Baca juga: Jadi Tersangka, Warga Lapor Kades Skikilae Pakai Uang Desa untuk Mabuk-Mabukan

Baca juga: Murad Restui, Bupati Larang Mudik, Jasa Pelayaran Bingung

"Kunker kami ke DPRD Kabupaten Garut ini sebagai referensi kami dalam pembahasan LKPJ, jadi nanti di tahun 2021, dalam pembahasan LKPJ ini sudah harus melibatkan tim ahli," tutur Far-Far.

Sementara itu, Ketua Pansus DPRD Kabupaten Garut, Ade Rijal yang saat itu menerima kunjungan DPRD Kota Ambon mengatakan alasan mereka melibatkan tim ahli dalam pembahasan LKPJ ini karena sering terjadi kesalahan yang fatal.

"Kami menggunakan tim ahli karena setelah kami baca LKPJ-nya itu rata-rata cuma copy paste," ungkap Ade Rijal dalam rapat pembahasan LKPJ.

Lanjutnya, dulu ia pernah membaca dan membandingkan LKPJ Bupati Garut dan hasilnya semua kegiatan yang ada dalam LKPJ hanya di copy paste saja.

Imbaunya, pelibatan tim ahli dalam pembahasan LKPJ memang sangat dibutuhkan untuk menghindari terjadinya tindakan tersebut. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved