Breaking News:

Maluku Terkini

Diserang Hoax, AJI Ambon Hadirkan Pemeriksa Fakta, Ini Tipsnya

Bertebarannya informasi tidak benar mengenai pandemi Covid-19 menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah, termasuk ruang redaksi.

Fandi Wattimena
Screenshoot saat Zairin Salampessy selaku pemeriksa fakta terverifikasi google membagikan tips menangkal hoax, Selasa (27/4/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Bertebarannya informasi tidak benar mengenai pandemi Covid-19 menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah, termasuk ruang redaksi dalam tugas jurnalistik.

Jurnalis kemudian dihadapkan kuatnya arus informasi yang berseliweran di media sosial tanpa hentinya.

Kondisi itu diakui Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ambon, Khairiyah Fitri sebagai situasi sulit yang harus dihadapi.

Kepada TribunAmbon.com, Khairiyah  memastikan AJI sebagai organisasi profesi terus memberikan pemahaman bagi warganet agar tidak termakan hoax.

Baca juga: Abua Tuasikal Tutup Penuh Jalur Mudik Kota Masohi, Tanassy: Masih Banyak Jalur Lain

Baca juga: Gubernur Maluku Murad Ismail Perbolehkan Mudik Asal Punya Surat Rapid Tes Antigen

Salah satunya menghadirkan Zairin Salampessy selaku pemeriksa fakta terverifikasi google dalam webinar bertemakan tantangan media melawan mis-disinformasi pandemi Covid-19 yang disiarkan live di channel youtube AJI INDONESIA, Selasa (27/4/2021) sore.

"Untuk mengenalkan jenis hingga pola penyebaran informasi menyesatkan," ujar Khairiyah, Rabu (28/4/2021) pagi.

Salampessy dalam video rekaman webinar berdurasi lebih dua jam itu membagikan sejumlah tips menangkal hoax.

Yakni;

  1. Cek alamat situsnya
  2. Cek data media di dewan pers
  3. Cek detil visual
  4. Waspada jika terlalu banyak iklan
  5. Bandingkan ciri-ciri pakem media mainstream
  6. Cek about us
  7. Waspada judul sensasional
  8. Cek berita ke situs mainstream
  9. Cek google reverse image search pada foto utama

"Untuk pengecekan foto utama bisa dicek di situs cekfakta.com," tutup Salampessy di webinar, Selasa.

Webinar bertemakan tantangan media melawan mis-disinformasi pandemi Covid-19 itu juga menghadirkan Kadis Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy serta Jurnalis Senior, Yani Kubangun. (*)

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved