Breaking News:

Mudik 2021

Dalam 2 Minggu, 10 Ribu Surat Keterangan Non-reaktif Rapid Test Divalidasi di Pelabuhan Ferry Galala

Dalam kurun waktu dua minggu, sebanyak 10 ribu surat keterangan non-reaktif Rapid Test divalidasi di Pelabuhan Ferry, Galala Kecamatan Sirimau, Ambon.

TribunAmbon.com/Dedy
AMBON: Dalam kurun waktu dua minggu, sebanyak 10 ribu surat keterangan non-reaktif Rapid Test divalidasi di Pelabuhan Ferry, Galala Kecamatan Sirimau, Ambon, Rabu (28/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Dalam kurun waktu dua minggu, sebanyak 10 ribu surat keterangan non-reaktif Rapid Test divalidasi di Pelabuhan Ferry, Galala Kecamatan Sirimau, Ambon.

Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon mengungkapkan, ribuan surat keterangan non-reaktif Rapid Test itu divalidasi untuk keperluan mudik.

 “Sampai di minggu lalu masih normal, 50 sampai 100 calon penumpang yang tiketnya di validasi,” kata seorang petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon, Rudi saat ditemui di loket validasi Pelabuhan Ferry Galala, Rabu (27/4/2021).

Pantaun  TribunAmbon.com di lapangan,  warga sudah berkumpul di depan loket penjualan tiket pelabuhan Ferry Galala menuju Namlea.

Antrian panjang itu sudah terjadi sejak pukul 15.00 WIT

AMBON: Antrian panjang di Pelabuhan Ferry Galala, Ambon, Rabu (28/4/2021).
AMBON: Antrian panjang di Pelabuhan Ferry Galala, Ambon, Rabu (28/4/2021). (TribunAmbon.com/Dedy)

Menurutnya, pihaknya menerima ratusan surat rapid test calon penumpang untuk divalidasi.

Baca juga: Bupati Larang Mudik, Heluth Khawatir Justru Kasus Covid Meningkat

Baca juga: Tak Jadi Hentikan Penjualan Tiket, ASDP Perbolehkan Warga Maluku Mudik Lebaran Pakai Ferry

Bahkan, terhitung tiga hari terakhir, pihaknya menerima hingga 300 surat rapid test per jam.

“Sudah tiga hari ini, calon penumpang Ferry tujuan Namlea membludak, dalam tiga jam saja bisa 300 calon penumpang yang memvalidasi rapid testnya,” kata dia.

Ia mengatakan, jumlah tersebut bukan merupakan penumpang per harinya.

Pasalnya, validasi keterangan rapid test berlaku hingga dua pekan tergantung tanggal pelaksanaannya.

“Bisa jadi, penumpang yang berangkat besok validasinya sekarang, supaya mereka tidak mengantri lagi,“ kata dia.

Dia mengaku, pihak pelabuhan hanya menyediakan sekurang-kurangnya 150 tiket sesuai instruksi Pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved