Breaking News:

Maluku Terkini

Tagop Soulissa; Kepala OPD Provinsi Harus Banyak ke Daerah Kabupaten Kota

Kunjungan para kepala organisai perangkat daerah (OPD) ke kabupaten maupun kota di provinsi kepulauan itu untuk dapat melihat kondisi daerah.

TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulissa 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Bupati Buru Selatan (Bursel), Tagop Sudarsono Soulissa menjelaskan terkait pernyataan yang disampaikan saat pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RPKD) Provinsi Maluku tahun 2022, tidak bermaksud menyinggung Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Namun menyasar kepada para kepala dinas di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, agar lebih menyempatkan waktu berkunjung ke daerah.

Kunjungan para kepala organisai perangkat daerah (OPD) ke kabupaten maupun kota di provinsi kepulauan itu untuk dapat melihat kondisi daerah.

Sehingga apa yang menjadi kebutuhan pembangunan di daerah dapat menjadi perhatian pemerintah provinsi.

“Yang saya jelaskan pada saat Musrenbang itu bahwa kepala dinas / kepala OPD provinsi harus banyak ke daerah kabupaten kota biar dapat melihat masalah dan kebutuhan daerah persektor bukan ke jakarta saja,” kata Soulissa melalui pesan singkat yang diterima TribunAmbon.com, Selasa (27/4/2021) sore.

Pernyataan tersebut merupakan klarifikasi yang dibuat atas pemberitaan TribunAmbon.com yang berjudul “Bupati Bursel; Gubernur Jangan sering ke Jakarta Saja” pada Kamis (22/4/2021).

Lanjutnya dijelaskan, kebiasaan kepala dinas ikut dalam rombongan Gubernur ke daerah harusnya dirubah.

Yakni, dengan atau tanpa Gubernur, kepala dinas harus sering mengunjungi ke daerah.

Baca juga: Musrenbang RKPD 2022, Ini 8 Langkah strategis Pemerintah Provinsi Maluku

Baca juga: Masyarakat di Maluku Bebas Mudik Pakai Armada Ferry

Soulissa pun menyebutkan, persoalan di daerah tidak hanya infrastruktur, namun juga masalah sosial hingga ekonomi.

“Karena kepala OPD nanti kalau Gubernur ke daerah baru mereka ikut, itu yang harus dirubah agar semua permasalahaan pembangunan di daerah bisa di pahami juga oleh pemerintah provinsi maluku bukan saja kebutuhan infrastruktur tapi juga masalah masalah sosial dan ekonomi lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Soulissa serta para pimpinan kabupaten dan kota lainnya mengikuti pelaksanaan Musrenbang RPKD Provinsi Maluku tahun 2022 yang digelar di salah satu hotel bintang empat di Jl. Benteng Kapaha No.88, Uritetu, Sirimau, Kota Ambon, Kamis (22/4/2021) siang.

Rapat tahunan itu yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang itu bertujuan untuk menyelaraskan program dan sasaran kegiatan pembangunan daerah.

“Saya harapkan agar perencanaan ada tahun 2022 tetap konsisten mengacu pada RPJMD Provinsi Maluku 2019-2024,” kata Selang. (*)

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved