Breaking News:

Ramadan 2021

Musik Sahur Ala Anak St. Lorcas Ambon Ini Sejuk dan Patut Ditiru;

Saban Ramadan, warga Jl Sultan Babullah Dalam, Kelurahan Silale, Kecamatan Nusawine, Kota Ambon, selalu dapat hiburan menjelang makan sahur.

Penulis: Nur Thamsil Thahir | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Thamsil
Kelompok musik St.Lorcas antara lain; Jihaldy (gitar), Hasan (tamtam), Hasby (pianika), Angga (rincis) dan Tiar Payapo (vokalis). 

Saban Ramadan, warga Jl Sultan Babullah Dalam, Kelurahan Silale, Kecamatan Nusawine, Kota Ambon, selalu dapat hiburan menjelang makan sahur.

Sejak dekade 1980-an, warga di pesisir pantai Waihaong, Teluk Ambon ini, dibangunkan dengan lantunan lagu Isalmi.
Pelantun dan pemain musiknya, pemuda dan remaja belasan.

Mereka memainkan musik mulai pukul 01.30 WIT hingga 04.00 WIT.

AMBON: Kelompok musik St.Lorcas antara lain; Jihaldy (gitar), Hasan (tamtam), Hasby (pianika), Angga (rincis) dan Tiar Payapo (vokalis),
AMBON: Kelompok musik St.Lorcas antara lain; Jihaldy (gitar), Hasan (tamtam), Hasby (pianika), Angga (rincis) dan Tiar Payapo (vokalis), (TribunAmbon.com/Thamsil)

Lagunya acak, namun di Ramadan 1442 Hijriyah ini, lagu andalannya Nawaitu Shoaumq Ghodin,

Nama kelompoknya ala-ala Latin, St Lorcas.

Jangan salah, St, artinya bukan Saint atau Santo. Itu kependekan dari street. "Kira-kira bahasa lainnya gang, lorong."

Dan Lorcas; juga bukan nama belakang tokoh pembaharu abad pertengahan di Eropa.

"Lorcas itu, Lorong Kasih Sayang, biar kareng pakai C," ujar Hasby, si pemain pianika.

Nama St Lorcas sudah ada sejak dekade 1980-an. Para perintis nama jalan ini bahkan sudah ada yang bercucu.

Kelompok musik St.Lorcas antara lain; Jihaldy (gitar), Hasan (tamtam), Hasby (pianika), Angga (rincis) dan Tiar Payapo (vokalis),

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved