Breaking News:

Kasus Korupsi di Maluku

Penyidikan Rampung, Dua Tersangka Kasus PLTG Namlea Diserahkan ke JPU

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku telah merampungkan perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi PLTG Namlea.

Tanita Pattiasina
Konferensi Pers Kejaksaan Tinggi Maluku bersama Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Namlea terkait kasus PLTG Namlea di Aula Kejati Maluku, Senin (26/4/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM –  Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku telah merampungkan perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi  Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) 10 megawatt di Namlea, Kabupaten Buru.

Demikian disampaikan Kajati Maluku, Rorogo Zega saat konferensi pers di Aula Kejati Maluku, Senin (26/4/2021) sore.

Zega menyatakan, kasus tersebut telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, hari ini.

“Perkara ini sudah dirampungkan penyidikannya dan sudah diserah terimakan ke Jaksa Penuntut Umum,” ujar dia.

Baca juga: Jaksa Nyatakan Berkas Pengusaha Ferry Tanaya dalam Kasus PLTG Namlea Sudah Lengkap

Baca juga: Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Ferry Tanaya Sah

Lanjutnya, kedua tersangka yakni Ferry Tanaya dan Abdul Gani telah diserahkan langsung ke Kajari Buru, Muhtadi.

Saat ini, kedua tersangka sementara menjalani penahanan di Rutan Ambon selama 20 hari.

Seperti diberitakan, kasus PLTG Namlea merugikan keuangan negara sebesar Rp 6.081.722.920.

Kasus ini telah dilakukan dua kali penyidikan oleh Kejaksaan.

Tersangka Ferry Tanaya pun telah mengajukan praperadilan terkait penetapannya sebagai tersangka dua kali.

Praperadilan kedua langsung ditolak Pengadilan Negeri Ambon. (*)

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved