Minggu, 19 April 2026

Tindakan Kriminal

Motif Cemburu, Pria Beristri Tega Siksa Pacar, Dirantai Seperti Anjing Selama 3 Hari dan Tidak Makan

Seorang pria beristri bernama Maniur Poltak Sihotang (44) tega menganiaya pacarnya seorang IRT, Rina dengan cara dirantai seperti anjing selama 3 hari

Penulis: larasati putri wardani | Editor: Fitriana Andriyani
HO / Tribun Medan
Pelaku Maniur Poltak Sihotang (44) - Seorang pria beristri bernama Maniur Poltak Sihotang (44) tega menganiaya pacarnya seorang IRT, Rina dengan cara dirantai seperti anjing selama 3 hari 

TRIBUNAMBON.COM - Seorang pria beristri bernama Maniur Poltak Sihotang (44) tega menganiaya pacarnya seorang IRT, Rina Lesmana Boru Simanungkalit (33) warga Jalan Tangguk Bongkar VII, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, di sebuah rumah.

Tepatnya di Jalan Tangguk Bongkar/Elang No 36 Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai.

Di rumah tersebut, warga Jalan Pukat VII No 13 Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Percutseituan itu menganiaya korban dengan cara dirantai seperti anjing.

Dikutip dari TribunMedan.com, motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut karena cemburu.

"Modus cemburu, perempuannya pergi dari rumah diam-diam tidak ngomong. Tapi itu katanya pokoknya cemburu aja," kata Iptu Rianto Kanit Reskrim Polsek Medan Area pada TribunMedan.com, pada Jumat (23/4/2021).

Tinggal Serumah Selama 3 Tahun tapi Belum Menikah

Diketahui, keduanya memang tinggal serumah, namun belum menikah.

"Mereka ini belum menikah cuma satu rumah. Si korban ini janda anak 2, yang 1 ikut dia sama si pelaku, yang 1 ikut opungnya," terang Iptu Rianto.

Iptu Rianto menambahkan, keduanya sudah bersama sejak 3 tahun terakhir.

"Kurang lebih 3 tahun sama, kalau pelaku sama bininya belum cerai jadi bukan duda, statusnya suami orang. Yang korbannya sudah janda, suaminya sudah meninggal," tuturnya.

Baca juga: Diduga Balas Dendam, Pasutri Dianiaya Orang Tak Dikenal hingga Alami Luka dengan 36 Jahitan

Penganiayaan Terungkap dari Aduan Masyarakat

Dikutip dari TribunMedan.com, penangkapan ini bermula, saat pihak kepolisian mendapat informasi dari masyarakat adanya penganiayaan dan penyekapan di dalam kos-kosan.

"Korban Rina diamankan Kepling di Tangguk Bongkar," ungkap Iptu Rianto.

Ia menambahkan, setelah mendapat informasi tersebut, Reskrim Polsek Medan Area bergerak menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di TKP, pihak kepolisian mendapati seorang perempuan sedang tergeletak di dalam rumah.

Ketika ditemukan, tubuh korban penuh dengan lebam sampai ke kaki bekas penganiayaan.

"Kemudian personil menanyakan kepada korban, siapa yang melakukan terhadap diri korban. Kemudian, korban mengatakan kalau yang melakukannya pacar sendiri yang tinggal di indekos Jalan Elang. Karena korban disekap selama tiga hari dan leher korban di rantai," kata Iptu Rianto.

Iptu Rianto menyebutkan, ketika pelaku tertidur, korban berhasil melarikan diri menuju rumah kepling.

"Untuk pemeriksaan lebih lanjut dan korban kami boyong ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk berobat berhubung korban tidak memungkinkan untuk membuat laporan," tuturnya.

Baca juga: Akui Cemburu, Pria Tega Aniaya dan Tusuk Calon Istrinya dengan Pisau Dapur Lebih dari 3 Kali

Pelaku Berhasil Diamankan

ditahan polisi
ditahan polisi (freepik)

Dikutip dari TribunMedan.com, selanjutnya pihak kepolisian bergerak ke Jalan Elang.

"Pelaku hari Jumat tanggal 23 April 2021, sekitar pukul 05.00 WIB diamankan di kost tersangka," katanya.

Setelah diamankan, pelaku dibawa ke Kantor Polsek Medan Area.

"Serta menyerahkan kepada penyidik untuk pemeriksan lebih lanjut," terang Iptu Rianto.

Momen Pilu saat Ayah Buka Rantai Anaknya

Sang ayah saat melepas rantai di leher sang anak
Sang ayah saat melepas rantai di leher sang anak (Tangkap layar YouTube TribunMedan.com)

Dikutip dari TribunMedan.com, sebuah video berdurasi 1.56 detik yang diterima TribunMedan.com memperlihatkan Rina merintih kesakitan.

Saat sang ayah membuka rantai di leher sang anak, ia merintih 'Sakit' sambil menangis di kursi roda di Mapolsek Medan Area.

"Jangan nangis bapak, harus sehat biar bisa berjuang demi anak bapak ini. Jangan sakit, jangan," ucap sang perekam video, terlihat menguatkan sang ayah dan korban.

"Kepala yang bocor mana kepalanya yang bocor," tanya si perekam sambil menunjukkan kamera kearah kepala korban.

Ketika ditanya, korban merintih sambil membeberkan penganiayaan yang dilakukan sang pacar.

"Bendol-bendol semua, pakai obeng pakai tang dibuatnya dicucuknya dilipatnya. Pakai api dibuatnya, semua dibikinnya, semua-semua dibikinnya, diinjaknya perutku," jelas Rina sambil merintih.

Rina juga menjelaskan, ia telah dirantai pelaku menggunakan rantai anjing.

"Pakai rantai anjing dibuatnya," cetus Rina.

Sang ayah juga mengungkapkan, anaknya telah dirantai 3 hari di rumah tersebut.

"Dirantai 3 hari, enggak dikasih makan di Jalan Tangguk Bongkar, sakit kali anakku ini," ungkap sang ayah sambil memeluk Rina.

Baca juga: Pria ODGJ Aniaya Pria dengan Parang Lalu Bakar Rumah Hingga Sebabkan 4 Orang Tewas Terpanggang

Pengakuan Tetangga Ungkap Penganiayaan

Lokasi tempat penganiayaan Rina Lesmana Boru Simanungkalit (33)
Lokasi tempat penganiayaan Rina Lesmana Boru Simanungkalit (33) (Victory / Tribun Medan)

Dikutip dari TribunMedan.com, Edy, tetangga yang rumahnya berdekatan tempat penganiayaan mengungkapkan jika dirinya sering mendengar jeritan.

"Oh iya tadi malam yang kejadian, iya benar udah sering itu kek gitu," kata Edy yang hendak mengeluarkan becak dari rumahnya, pada Jumat (23/4/2021).

Edy juga menuturkan, ia sering mendengar pertengkaran dari pasangan tersebut.

"Oh udah sering itu jerit-jerit nangis, enggak pagi, siang, malam suka hati si lakinya itu mukuli," ujar pria berbaju hitam tersebut.

Terpikat Pelaku karena Kaya

Dikutip dari TribunMedan.com, Edy menduga korban terpikat pelaku karena Maniur orang kaya.

"Ya mungkin karena orang kaya, makanya mau perempuang itu. Ada rumah orangtuanya itu gedong besar di Mandala sana. Makanya mau si perempuannya itu enggak pergi-pergi," beber Edy.

Berita lainnya terkait Tindakan Kriminal

(Tribunambon.com/ Laras PW) (TribunMedan.com/ Victory Arrival Hutauruk)

 
Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved