Breaking News:

Virus Corona

Menkes: Stok Vaksin Covid-19 Hanya Cukup untuk 20 Hari

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengabarkan, stok vaksin yang dimiliki pemerintah diperkirakan akan habis dalam 20 hari ke depan.

TribunAmbon.com/ Henrik Toatubun
Vaksinasi perdana di Maluku Tenggara, Rabu (21/4/2021) 

TRIBUNAMBON.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengabarkan, stok vaksin yang dimiliki pemerintah diperkirakan akan habis dalam 20 hari ke depan.

Ia menuturkan, sampai saat ini total vaksin yang diterima Indonesia sebanyak 26,2 juta dosis baik yang dibeli langsung dari luar negeri atau melalui Bio Farma. Dari 26,2 juta ini sekitar 18 juta sudah disuntikkan.

"Jadi sekarang kita masih ada stok sekitar 8 juta dosis di mana stok 8 juta, sekitar 3 juta adalah merupakan produksi baru dari Biofarma yang segera akan kita kirim ke daerah," terangnya.

Budi melanjutkan, saat ini untuk laju penyuntikan berada pada angka 400 ribu suntikan per hari. Sehingga untuk 8 juta stok vaksin yang ada akan habis selama 20 hari ke depan.

"Kalau 8 juta stok itu 400 ribu suntik sehari kita punya stok sekitar 20 hari suntik ya. Mepet sebenarnya karena memang siklus produksi yang Biofarma untuk setiap kali menerima bahan baku itu 1 bulan. Jadi kita masih punya kira-kira 20 hari untuk suntik," kata Menkes.

Baca juga: Kemenkes Putuskan Vaksin AstraZeneca Tetap Digunakan di Maluku

Baca juga: Pemprov Maluku Sebut Vaksinasi Bagi Kelompok Lansia Masih Jauh dari Target

Mantan wakil menteri BUMN ini menuturkan, total kebutuhkan vaksin yang akan digunakan sebagai 426 juta dosis, dimana sekitar 225 juta dosis telah berhasil didapat Indonesia.

"Jadi ya tinggal nunggu jadwal pengiriman tapi memang jadwal pengirimannya masih bisa geser-geser tergantung dari masalah logistik, masalah produksi dan kadang-kadang masalah prioritas dari negara-negara produsen.

Sisanya masih kita buat sebagai opsi, karena kita masih menunggu apakah vaksin gratis yang dari GAVI bisa lebih banyak dari yang sekarang," ungkap Budi.

Padahal, lonjakan kasus baru covid-19 terutama di Indonesia masih terjadi.

Pada Jumat (23/4/2021) dilaporkan ada penambahan 5.436 kasus baru covid-19. Sehingga total pasien terkonfirmasi saat ini ada 1.632.248.

Jawa Barat mencatatkan kasus harian tertinggi yaitu 1.066 kasus, disusul DKI Jakarta dengan 884 kasus. (*)

Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved