Breaking News:

Maluku Terkini

Soal Puluhan Siswa di Maluku Tengah Belum Terima Ijazah, Ini Sikap Kepala BKPSDM

Hal ini disampaikannya menanggapi kendala yang dihadapi para siswa di sekolah tersebut yang hingga kini belum menerima lembaran ijazah.

TribunAmbon.com/Lukman
MALUKU: Siti Soumena Kepala BKPSDM Maluku Tengah, kamis (22/4/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maluku Tengah, Siti Soumena mengatakan, kekosongan kepala sekolah dfinitif di SMP Negeri 8 Amahai akan segera dilaporkan ke Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua.

Hal ini disampaikannya menanggapi kendala yang dihadapi para siswa di sekolah tersebut yang hingga kini belum menerima lembaran ijazah.

"Jadi dengan adanya informasi ini nanti segera akan saya sampaikan ke pak Bupati, sudah saya cacat ini akan saya sampaikan kalau sampe saat ini SMP 8 Amahai belum memiliki Kepala Sekolah minimal Plt,"kata Soumen Kepada TribunAmbon.com di Ruang Kerjanya, Kamis, (22/4/2021).

Dia mengatakan, setidaknya Bupati dapat mengambil kebijakan untuk menempatkan Pelaksana Tugas (Plt) di sekolah tersebut agar segala kebutuhan dan kepentingan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Terkait dengan tugas dan tanggung jawab, lanjut dia, BKPSDM bertugas mengusulkan nama-nama calon Kepala Sekolah kepada Bupati selaku Kepala Daerah.

Sementara yang bertugas untuk menunjukan siapa saja calon kepala sekolah yang akan diusulkan kepada Bupati melalui BKDPSM adalah tugas Dinas Pendidikan. 

Baca juga: Pemda Maluku Tengah Segera Bangun Posko Terpadu di Tambang Emas Tamilouw

Hanya saja kata dia, hingga saat ini dirinya belum menerima usulan apa-apa dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah.

"Nanti saya cek dulu di Kepala Bidang kalau sudah ada usulan dari Dinas atau belum, yang jelas belum ada usulan yang sampai ke meja saya," jelas Soumena.

Lebih lanjut Soumena menjelaskan, merujuk ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, masa tugas pelaksana harian hanya bersifat sementara bukan tetap. Sementara Plh Kepsek SMP 8 Amahai sudah bertugas selama kurang lebih satu tahun terhitung sejak ia ditugaskan ke sekolah tersebut pada 27 Januari 2020 lalu.

"Sesuai ketentuan itu tidak boleh ada pelaksana harian karena pelaksana harian itu tugasnya hanya dalam hitungan hari,kalau memang dalam jangka waktu tertentu belum ada definitif maka harus ada usulan untuk sekurang-kurangnya ditempatkan Plt," terangnya.

Hingga berita ini ditayangkan, TribunAmbon.com sudah mencoba mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah, namun Kepala Dinas Askam Tuasikal sedang tidak berada di tempat (Kantor).

Pesan singkat melalui Whatsapp juga belum direspon Kadis tersebut.

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved