Breaking News:

Travel Gelap hingga Truk Angkut Orang akan Ditilang, Siap-siap Putar Balik jika Nekat Mudik!

Sanksi yang akan dikenakan kepada pemudik yang melewati titik penyekatan itu adalah diminta putar balik.

Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI MUDIK - Sanksi yang akan dikenakan kepada pemudik yang melewati titik penyekatan itu adalah diminta putar balik. 

TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah melarang masyarakat mudik lebaran tahun ini pada tanggal 6-17 Mei 2021.

Korps Lalu Lintas Polri akan melakukan penyekatan untuk mencegah nekatnya pemudik di tanggal tersebut.

Dikutip dari laman Polri, Korlantas Polri akan melakukan penyekatan tak cuma di jalur utama, namun juga menyekat 'jalan tikus'.

Jalan tikus biasanya digunakan sebagai jalur alternatif bagi kendaraan pemudik khususnya travel gelap maupun sepeda motor.

Lantas apa sanksi yang akan didapat jika nekat melanggar larangan mudik?

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, sanksi yang akan dikenakan kepada pemudik yang melewati titik penyekatan itu adalah diminta putar balik.

Artinya, pengendara tersebut harus kembali ke lokasi semula.

Selain itu, akan dilakukan penilangan jika terbukti melakukan pelanggaran.

Baca juga: Pemerintah Diminta Segera Terbitkan Aturan Teknis Pelarangan Mudik Lebaran

Baca juga: Pemerintah Perkirakan 13 Persen dari 80 Juta Pemudik Nekat Mudik Meski Dilarang

Sambodo memperingatkan travel gelap maupun truk untuk mengangkut orang.

"Sebagai contoh misalnya travel gelap itu kan ada pelanggarannya, kemudian truk digunakan untuk mengangkut orang nah itu kan ada pasal pelanggarannya," ungkapnya dikutip Tribunnews.com, Rabu (21/4/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved