Breaking News:

Maluku Terkini

Momen Haru Perayaan Hari Kartini di Lapas Perempuan Kelas III Ambon

Rayakan Hari Kartini bersama warga binaan di lapas tersebut, Ina Latu Maluku,Widya Murad Ismail membawakan lagu Satu Tetes Air Susu Mama.

TribunAmbon.com/ Adjeng Hatalea
Momen Haru Perayaan Hari Kartini di Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Rabu (21/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Perayaan Hari Kartini meninggalkan momen haru dan berkesan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon, Rabu (21/4/2021).

Rayakan Hari Kartini bersama warga binaan di lapas tersebut, Ina Latu Maluku,Widya Murad Ismail membawakan lagu Satu Tetes Air Susu Mama.

Lagu daerah Maluku yang menceritakan perjuangan seorang ibu membesarkan anak-anaknya itu dibawakan Widya dengan penuh penghayatan.

Dari pantauan TribunAmbon.com di lapangan, Widya berusaha menyembunyikan rasa harunya.

Namun, di pertengahan lagu, ketika dia menghampiri satu per satu warga binaan, di sana mereka menangis sambil saling membalas pelukan.

Hal itu sontak membuat seisi ruangan berderai air mata.

Dia berharap, kehadirannya di momen Hari Kartini itu bisa memberikan kekuatan kepada warga binaan di Lapas tersebut.

"Semangat yang disuntikkan Kartini inilah yang harus ditiru perempuan masa kini. Perempuan harus maju, berjuang, mau berubah ke arah yang lebih baik dalam mengembangkan potensi untuk mencapai apa yang dicita-citakan,” kata Widya.

Perayaan Hari Kartini di Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Rabu (21/4/2021)
Perayaan Hari Kartini di Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Rabu (21/4/2021) (TribunAmbon.com/ Adjeng Hatalea)

Baca juga: Licin, Trotoar City Of Music Jadi Seluncuran Bocah di Ambon

Baca juga: Puluhan Siswa di Maluku Tengah Lanjut Jenjang Sekolah Pakai Ijazah Foto Kopi

Penampilan haru lainnya juga ditunjukkan dalam pertemuan itu.

Sebuah puisi karya mantan terdakwa Pasal 77B jo. &6b yang kini menjadi narapidana juga dibacakan dengan lantang oleh seorang warga binaan.

Bacaan puisi dengan judul “Perempuan di Balik Jeruji Besi” itu mengharu biru acara peringatan Hari Kartini di Lapas Perempuan Kelas III Ambon.

Widya berharap, pertemuan hari ini bisa dimaknai sebagai kekuatan dan penyambung silaturahmi yang akan dijaga di kemudian hari.

“Semoga terus terjaga. Dapat menjadi penyambung harapan dan menambah semangat untuk menjalani hari para warga lapas, mengasah potensi dan bakat, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki agar dapat menghasilkan karya yang kreatif sehingga bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga bagi masyarakat,” pungkas Widya.

Senada dengan hal itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Ellen M. Risakotta juga mengakui semua yang meneteskan air mata hari ini bukan karena kasihan ataupun lemah melainkan semangat yang kuat dalam diri masing-masing perempuan.

“Perempuan di sini semua itu kuat,” tukasnya. (*)

Penulis: Adjeng Hatalea
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved