Breaking News:

Nasional

Hari Kartini, Pimpinan DPR Soroti Keterwakilan Perempuan dalam Politik

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin berharap peringatan Hari Kartini tidak menyurutkan semangat kaum perempuan untuk berekspresi dan berkarya di tenga

Warta Kota/henry lopulalan
Ruang sidang DPRD DKI Jakarta - Suasana sidang paripurna istimewa pengumuman pengisian jabatan Gubernur DKI yang di pimpin oleh ketua DPRD Jakarta Prasetyo di Gedung DPRD DKI , Jalan Kebonsirih, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/11). Sidang paripurna yang tidak dihadiri 4 Wakil Ketua DPRD serta hanya diikuti sekitar 42 anggota dari 106 anggota dewan itu beragendakan pembacaan mekanisme pengangkatan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan tahun 2012-2017. -Warta Kota/henry lopulalan 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin berharap peringatan Hari Kartini tidak menyurutkan semangat kaum perempuan untuk berekspresi dan berkarya di tengah pandemi Covid-19.

"Selamat Hari Kartini bagi perempuan Indonesia, teruslah berjuang dan berkarya, meskipun di tengah pandemi Covid-19," kata Azis Syamsuddin dalam ketetangan tertulis, Rabu (21/4/2021).

Azis mengatakan, saat ini kesetaraan gender sudah diimplementasikan oleh pemerintah dan DPR RI dalam wujud regulasi yang mendukung hak dan kewajiban kaum perempuan. 

Ia juga mengatakan bahwa keterwakilan perempuan di ranah politik sudah diatur dalam undang-undang. Oleh karena itu, Azis mendorong perempuan Indonesia tidak takut untuk berkarya bagi bangsa dan negara.

"Perempuan saat ini banyak memiliki kesempatan dan peran yang sangat signifikan di berbagai ruang lingkup, seperti keterwakilan perempuan dalam politik dan hak lain yang telah diatur dalam undang-undang, perempuan jangan sampai takut untuk terus berkarya," ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu juga mengharapkan para perempuan terus optimis bahwa kesusahan di masa pandemi dapat segera berakhir.

"Perempuan harus dapat meyakini bahwa masa sulit pandemi Covid-19 ini pasti berlalu dan akan muncul masa kebahagian untuk kita semua. Yakinlah badai pasti berlalu," ujarnya.

Pemikir dan pejuang emansipasi perempuan RA Kartini lahir di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada 21 April 1879.

Nama Kartini besar lewat pemikiran, ide, dan gagasannya tentang emansipasi perempuan Indonesia.

Sesuai dengan ketetapan Presiden RI Ir Soekarno melalui surat Nomor 108 Tahun 1964 tertanggal 2 Mei 1964, Kartini ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

Dalam surat yang sama, Soekarno juga menetapkan peringatan Hari Kartini sebagai hari besar nasional yang jatuh pada tanggal 21 April setiap tahunnya. Tanggal tersebut dipilih sesuai dengan hari lahir RA Kartini.

(Kompas.com / Rahel Narda Chaterine / Bayu Galih)

Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved