Breaking News:

Berita Unik

Sosok Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk Konstatinopel, Kematiannya Disambut Bel Gereja Seantero Eropa

Pada usia ke-21 tahun, Mehmed berhasil menaklukkan Konstantinopel (kini kota Istanbul) dan menyudahi Kekaisaran Byzantium atau Kekaisaran Roma Timur.

Editor: Fitriana Andriyani
via Daily Sabah
Pada usianya yang ke-21 tahun, Mehmed berhasil menaklukkan Konstantinopel (kini kota Istanbul) dan menyudahi Kekaisaran Byzantium atau Kekaisaran Roma. 

Kematian Mehmed II disambut sukacita di Eropa pada saat itu, di mana perayaan dan bel gereja dibunyikan.

"Elang Agung sudah meninggal," begitulah kabar yang terdengar di Venezia.

Iliad karya Homer termasuk di antara buku-buku di perpustakaannya, dan peta dunia kuno Ptolemeus diyakini sebagai salah satu permata koleksinya.

Dalam kehidupan singkat hanya dalam 49 tahun, sang penakluk berhasil meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah dan warisannya masih hidup sampai sekarang; dia berhasil mengubah ceritanya dari penghinaan menjadi kebesaran.

Artikel ini telah tayang di Intisari dengan judul Kematiannya Disambut Bel Gereja Seantero Eropa, Inilah Muhammad Al-Fatih, Sang Penakluk Konstatinopel yang Kekuasaannya Sampai ke Bosnia.

 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved