Breaking News:

Maluku Terkini

60 Kepala Desa di Pulau Buru Belum Kembalikan Uang Hasil Korupsi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru akan memeriksa 60 kepala desa yang belum mengembalikan uang hasil korupsi.

Andi Papalia
Kepala Seksi Intelijen, Azer Jongker Orno saat diwawancarai TribunAmbon.com, di ruang kerjanya, Rabu (17/3/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru akan memeriksa 60 kepala desa yang belum mengembalikan uang hasil korupsi.

60 kepala desa diduga terlibat kasus korupsi lampu jalan itu belum mengembalikan kerugian negara lantaran dalam proses pemanggilan.

"Kami akan melakukan pemanggilan terhadap 60 kepala desa itu, " kata Kasi Intel Kejari Buru, Azer Jongker Orn kepada TribunAmbon.com saat dikonfirmasi lewat telepon, Sabtu (17/4/2021) siang.

Dia menjelaskan, 60 kades itu masih berstatus sebagai saksi dalam kasus korupsi lampu jalan.

“Pemeriksaan ini akan dilakukan secara bertahap,” ujar dia.

Baca juga: 21 Koruptor Kembalikan Uang Negara Rp 363 Juta Lebih, 60 Lainnya Belum Serahkan Hasil Korupsi

Baca juga: Ketua DPDR Buru Enggan Komentari Dugaan Anggotanya Tampar Bidan dan Punya Selingkuhan

Lanjutnya, pihaknya akan segera melakukan ekspos apabila telah melakukan pemeriksaan.

“Kami masih mendalami kasus itu, agar uang negara yang dirampok itu bisa pulih kembali,” jelasnya.

Seperti diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara senilai Rp 363 juta.

Uang sejumlah Rp 212 Juta didapat dari 15 kepala desa terlibat dugaan tindak pidana korupsi lampu jalan. Sementara lainnya belum mengembalikan hingga saat ini. (*)

Penulis: Andi Papalia
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved