Breaking News:

Ambon Terkini

Kerja Kreatif Bangun Wisata Berbasis Desa di Pulau Ambon Dapat Dukungan Kemenparekraf

Kerja kreatif memulihkan geliat pariwisata berbasis desa mendapat dukungan penuh dari kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif RI.

ISTIMEWA
AMBON: Pegiat wisata, Jimi Sitalana, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kerja kreatif memulihkan geliat pariwisata berbasis desa mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif RI.

Hal ini dipastikan Pegiat Wisata, Jimi Sitalana mengapresiasi dukungan atas terselenggaranya kegiatan "Ayo ke Suli".

"Mendukung penuh berbagai kegiatan pembangunan pariwisata yang di mulai dari desa," ungkap Sitalana, Kamis (15/4/2021).
Program Ayo ke Suli sendiri merupakan langkah awal untuk mengenalkan wisata serta potensi desa.

Mengingat desa-desa di Maluku sebagian besar berada di pesisir pantai yang memiliki keunikan serta budaya berbeda.
Menurutnya, sektor pariwisata jika dikelola dengan baik maka akan mendorong sektor lainnya, seperti Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM).

Dukungan pemerintah daerah akan sangat berpengaruh terhadap upaya untuk membangun pariwisata berbasis desa.

Terlebih dalam kondisi pandemik yang sangat berdampak penurunan di berbagai sektor kegiatan ekonomi serta pembangunan.

Di Maluku sendiri memiliki sekitar 1200 desa yang tersebar di 11 kabupaten dan kota.

“Gerakan ini diharapkan dpt memberikan dampak positif bagi pemulihan pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarkat khususnya di negeri suli yg sebagaian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor pariwisata,” ujarnya.

Sitalana pun berterima kasih terhadap pemerintah Provinsi Maluku serta stakeholder lainnya, yakni Otoritas Jasa Keuangan, BNI Cabang Ambon, PT Jasindo , PT Pegadaian dan semua pelaku UMKM.

Dijelaskan, kontribusi Dinas Pariwisata dalam pembentukan kelompok sadar wisata Aman Surit Negeri Suli. Kemudian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku dengan perluasan akses keuangan dan peningkatan literasi keuangan.

Selain itu, BNI Cabang Ambon yang memberikan KUR khusus pariwisata kepada pelaku UMKM, PT Jasindo dalam penyediaan asuransi wisatawan.

“PT pegadaian cabang ambon yg telah memberikan bantuan tempat sampah, teman” GEKRAF dan semua pihak yg telah membantu terlaksananya program kerja kami, kiranya sinergi ini menjadi sebuah role model dalam pembangunan pariwisata di Maluku,” jelasnya

Gerakan ini akan diaktualisasikan lagi dalam bentuk konser musik etnik yg dirangkai dengan pameran produk UMKM di sepanjang lokasi wisata di Negeri Suli pada bulan Juni 2021. (*)

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved