Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Antisipasi Pemudik, Polisi Bangun Pos Penyekatan Pelarangan Mudik di Sejumlah Jalur Tikus

Aparat kepolisian RI sudah mulai mendirikan posko penyekatan di jalur-jalur tikus terkait pelarangan mudik lebaran 2021.

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melaksanakan Operasi Yustisi di Jembatan Merah Putih (JMP) Ambon, Senin (14/09/2020). Sebanyak 50 orang yang terjaring dalam operasi ini. 

TRIBUNAMBON.COM - Aparat kepolisian RI sudah mulai mendirikan posko penyekatan di jalur-jalur tikus terkait pelarangan mudik lebaran 2021.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya pemudik yang lolos melewati jalur tikus.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mencontohkan posko penyekatan pelarangan mudik lebaran di Karawang, Jawa Barat.

Di sana, dibentuk 14 titik posko penyekatan pelarangan mudik lebaran.

Dari posko penyekatan tersebut, beberapa di antaranya dibentuk di jalur-jalur tikus yang biasanya menjadi jalur alternatif para pemudik.

"Dari Karawang pun, tadi setelah saya cek saya lihat, titik yang dibangun 14 titik. Termasuk jalur-jalur kecil, jalur alternatif, jalur tikus juga sudah dilakukan pembangunan pos-pos penyekatan," kata Istiono dalam keterangannya, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Masyarakat Kecewa dengan Pelayanan Publik di Kepolisian?

Baca juga: Polisi yang Bandel Loloskan Pemudik Akan Dihukum Penjara Berlipat Ganda

Tak hanya di Karawang, titik-titik jalur tikus yang berada di Jakarta hingga Bekasi juga telah diantisipasi oleh Polri.

"Beberapa titik jalur arteri maupun jalur tikus yang sudah diantisipasi di masing-masing Polres. Dari Bekasi, perbatasan kota, perbatasan Kabupaten, sudah dibangun dan dilaksanakan dikelola dengan instansi terkait dan diatur tentang waktu jam jaganya, semua telah termanage dengan bagus," jelas dia.

Lebih lanjut, Istiono menyebut pos penyekatan pelarangan mudik itu akan resmi beroperasi sejak 6-17 Mei 2021.

Nantinya, kendaraan yang melintas akan diminta untuk putar balik arah.

"Operasi ketupat 2021 dilaksanakan tanggal 6-17 Mei selama 12 hari. Operasi ini operasi kemanusiaan, tindakan kita ialah persuasif humanis. Hanya memutarbalik arah. Ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkas dia. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved