Breaking News:

Global

Pejabat China Akui Efektivitas Vaksinnya Cukup Rendah

Pejabat pengendalian penyakit China mengaku efektivitas vaksin Covid-19 buatan “Negeri Panda” cukup rendah.

Editor: Adjeng Hatalea
(AFP/NOEL CELIS)
Calon vaksin corona Covid-19 buatan Sinovac Biotech dipamerkan di China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) di Beijing, Minggu (6/9/2020). 

Sementara itu, pihak Barat biasa mengembangkan vaksin berbasis mRNA. Dia pun mendesak pengembangan lebih lanjut di dalam negeri.

Saat ini tidak ada vaksin mRNA yang beredar di pasar China, padahal teknologi itu dipakai oleh perusahaan-perusahaan vaksin ternama seperti Pfizer-BioNTech dan Moderna.

“Setiap orang harus mempertimbangkan manfaat vaksin mRNA bagi umat manusia. Kita harus mengikutinya dengan hati-hati dan tidak mengabaikannya hanya karena kita sudah memiliki beberapa jenis vaksin,” kata Gao.

Sebelum mengeluarkan pernyataan itu, Gao mempertanyakan tentang keamanan vaksin berbasis mRNA.

Selain Gao, media pemerintah China serta sejumlah blog kesehatan dan sains juga mempertanyakan keamanan dan efektivitas vaksin Pfizer, yang berbasis mRNA.

(Kompas.com / Danur Lambang Pristiandaru /Danur Lambang Pristiandaru)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved