Breaking News:

Tindakan Kriminal

Bermodal Keris, Minyak, dan Batu Akik, Dukun Cabuli Gadis 10 Kali: Awalnya Tak Mau Tapi Akhirnya Mau

Seorang dukun bernama Bayu lakukan pencabulan kepada seorang gadis 16 tahun warga Kecamatan Cepiring sebanyak 10 kali. Bermula saat curhat soal pacar.

Surya Malang
Ilustrasi praktik perdukunan 

TRIBUNAMBON.COM - Gadis berinisial OI (16) warga Kecamatan Cepiring mengalami pencabulan sebanyak 10 kali yang dilakukan oleh seorang dukun berinisial FM alias Bayu atau Wongso (40).

Pencabulan ini dilakukan Bayu sejak Juli 2020.

Latar belakang pencabulan ini bermula ketika OI mendapat masalah dengan sang pacar hingga hubungan keduanya renggang.

Dikutip dari TribunJateng.com, OI kemudian menceritakan masalahnya kepada anak tersangka yang merupakan sahabatnya dengan harapan bisa membantu memberi solusi.

Sang anak pun mengantarkan korban kepada ayahnya yang berprofesi sebagai dukun selama 1 tahun terakhir.

Bayu saat gelar perkara di Mapolres Kendal.
Bayu saat gelar perkara di Mapolres Kendal. (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

"Tersangka mengaku sebagai dukun dari profesi sebelumnya seniman barongan," AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo Kapolres Kendal ketika gelar perkara, pada Rabu (7/4/2021) di Mapolres Kendal.

Oleh Bayu, korban dijanjikan hubungannya dengan sang pacar akan segera kembali asalkan mengikuti sarannya.

Termasuk diajak bersetubuh, dipasang susuk dan diberikan minyak pemikat.

"Awalnya berasal dari curhat kepada anak tersangka. Kemudian terjadi tindak pencabulan. Korban mengaku juga pernah diancam akan disantet," kata AKBP Raphael.

Kepada pihak kepolisian, Bayu atau Wongso menuturkan, dengan bermodalkan keris, minyak, batu akik, hingga kalung dijadikan sebagai media untuk meyakinkan korban.

Halaman
1234
Penulis: larasati putri wardani
Editor: sinatrya tyas puspita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved