Breaking News:

Ambon Hari Ini

Pahami Isu Kependudukan, Pemkot Ambon Siapkan Pendidikan kependudukan

Tercatat, Kota Ambon saat ini tergolong padat penduduk dengan jumlah 347,288 jiwa padahal luas wilayah 359,45 km2.

Sumber: Diskominfo Ambon
Kegiatan advokasi, sosialisasi dan fasilitasi pelaksanaan pendidikan kependudukan Jalur Formal 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kota Ambon mulai menyiapkan pendidikan kependudukan bagi satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) sejajaran dan tingkat SLTP sejajaran.

“Peranan pendidikan kependudukan menjadi sangat penting dan strategis dalam mengatasi permasalahan-permasalahan kependudukan,” kata Wali kota Ambon melalui asisten II Sekretaris Kota Ambon, Robby Silooy di Baileo Oikumene, Selasa (6/4/2021).

Hal itu disampaikannya saat kegiatan advokasi, sosialisasi dan fasilitasi pelaksanaan pendidikan kependudukan Jalur Formal pada satuan pendidikan jenjang SD/MI dan SLTP/MTs bersama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon.

Lanjutnya, pendidikan kependudukan bagi semua elemen masyarakat yang diperlukan agar masyarakat memiliki pengetahuan, pemahaman, kesadaran serta sikap dan perilaku berwawasan kependudukan dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Tercatat, Kota Ambon saat ini tergolong padat penduduk dengan jumlah 347,288 jiwa padahal luas wilayah 359,45 km2.

Artinya ada 966,18 penduduk yang menghuni luasan per kilometer persegi.

Sedangkan dari struktur umur, penduduk usia produktif yakni 15-65 tahun dengan jumlah lebih dari 50 persen.

“Jika dilihat dari struktur umur yang ada pada seluruh masyarakat Kota Ambon saja yang akan mengalami bonus demografi, dengan demikian selaku Pemerintah serta elemen masyarakat Kota Ambon harus serius mempersiapkan generasi muda sebagai SDM yang tangguh,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kegiatan ini penting untuk semua elemen masyarakat agar paham tentang materi pendidikan kependudukan sehingga nantinya dipahami strategi pembangunan demi kemakmuran, dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Ditempat yang sama, Kepala DPPKB Kota Ambon, J.W Patty menjelaskan tujuan kegiatan untuk memupuk kesadaran akan kondisi kependudukan, menumbuhkan sikap tanggung dan perilaku adaptif berkaitan dengan dinamika kependudukan.

Lanjutnya, masyarakat nantinya mampu mengembangkan sikap yang tepat dalam mengambil keputusan untuk mengatasi masalah-masalah kependudukan.

“Jadi sebagai salah satu sumber belajar peserta didik, sebagai pembentukan generasi berencana guru dapat memahami isu kependudukan dan mampu mengintegrasikan kependudukan dalam materi pembelajaran,” ungkap Patty. (*)

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved