Breaking News:

Berita Viral

Fakta Penganiayaan Satwa Simpai oleh Pria, Ternyata Ingin Obati Simpai yang Jatuh dan Terluka

Penganiayaan Simpai di tepi sungai dalam sebuah hutan oleh lima pria di Sumbar berhasil diungkap. Ternyata para pelaku ingin mengobati Simpai.

Fakta Penganiayaan Satwa Simpai oleh Pria, Ternyata Ingin Obati Simpai yang Jatuh dan Terluka - penganiayaan-satwa-simpai-2.jpg
Tangkap layar akun Instagram @bksda.resor.agam
Penganiayaan satwa Simpai
Fakta Penganiayaan Satwa Simpai oleh Pria, Ternyata Ingin Obati Simpai yang Jatuh dan Terluka - penganiayaan-satwa-simpai-3.jpg
Tangkap layar akun Instagram @bksda.resor.agam
Penganiayaan satwa Simpai

TRIBUNAMBON.COM - Beredar luas di media sosial video penganiayaan satwa langka Simpai atau Surili Sumatera (prebytis melalophos) yang dilakukan oleh lima pria di tepi sungai dalam sebuah hutan.

Dalam video tersebut memperlihatkan seorang pria menarik ekor satwa endemik Pulau Sumatera tersebut.

Sedangkan yang lainnya tertawa terbahak-bahak melihat penganiayaan yang terjadi.

Penganiayaan satwa Simpai
Penganiayaan satwa Simpai (Tangkap layar akun Instagram @bksda.resor.agam)

Aksi tersebut menuai banyak hujatan dari netizen, hingga pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar turun tangan untuk mencari pelaku yang terlibat dalam video tersebut.

Dikutip dari TribunPadang.com, Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar, Ade Putra mengatakan, diduga peristiwa tersebut terjadi di wilayah Sumbar.

Pihaknya mengetahui informasi tersebut dari media sosial.

"Kita mendapat pesan dari Instagram yang masuk ke akun Instragram BKSDA Resor Agam," ungkap Ade Putra.

Terkait video penganiayaan satwa Simpai pihak BKSDA terus mengumpulkan data dan informasi.

BKSDA Ungkap Pelaku

Berdasarkan informasi dari Instagram @bksda_sumbar, pihak BKSDA Sumatera Barat bersama Ditreskrimsus Polda Sumbar berhasil mengungkap pelaku terkait video penganiayaan satwa Simpai yang terjadi.

Halaman
12
Penulis: larasati putri wardani
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved