Breaking News:

Mabes Polri Diserang Teroris

Penyerangan di Mabes Polri, Kabais TNI Sebut Itu Tanggung Jawab BNPT

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais), TNI Soleman Ponto menilai aksi teror yang terjadi di Mabes Polri bukan tanggung jawab intelejen mela

Tangkapan Layar Kompas TV.
Personel pasukan Gegana mengamankan jenazah terduga teroris yang ditembak tewas di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021).. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais), TNI Soleman Ponto menilai aksi teror yang terjadi di Mabes Polri bukan tanggung jawab intelejen melainkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Kalau kita bicara teroris, pemberantasan teroris, penanggulangan teroris, satu-satunya badan yang paling bertanggung jawab ya BNPT," kata Ponto dalam diskusi daring bertajuk 'Awas! Sesat Milenial Radikal di Jagat Virtual', Minggu (4/4/2021).

"Dan badan ini dibentuk memang untuk menanggulangi teroris, sehingga kalau ada teroris yang masih gentayangan tanya saja sama dia," ujar Ponto.

Ponto berpendapat, tidak tepat jika "bobolnya" Markas Besar Polisi RI itu kemudian ditanyakan kepada Intelijen.

Akan tetapi, kata dia, hal itu dapat menjadi tanggung jawab Intelijen bilamana tidak ada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

"Lain masalahnya kalau tidak ada BNPT, baru itu bisa dicari siapa Intelijen yang paling bertanggung jawab," ucap Ponto.

"Jadi, bukan intelijen yang kebobolan, karena sejak lahirnya BNPT semua tanggung jawab itu ada di BNPT," kata dia. Kendati demikain, Ponto berujar informasi-informasi yang dimiliki Intelijen bukan tidak mungkin diberikan kepada BNPT.

Akan tetapi, menurut dia, belum tentu informasi yang diberikan Intelijen itu digunakan oleh BNPT.

"Sejak bom Sarinah, saya sudah ingatkan mari kita lihat dulu BNPT ini kerjanya apa, saat itu saya sudah bilang, ini kegagalan BNPT, itu bom Sarinah, sekarang terulang lagi," ujar Ponto.

"Kita kan tidak pernah mengaudit, bagaimana cara kerja BNPT melakukan penindakan masalah teror," tutur dia.

Halaman
12
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved