Breaking News:

Global

Ditekan Kelompok HAM, Total Tetap Enggan Hentikan Produksi Gas di Myanmar

Perusahaan minyak dan gas (migas) asal Perancis, Total, enggan berhenti memproduksi gas alam di ladang gas Yadana di Myanmar selama operasi tetap aman

Ditekan Kelompok HAM, Total Tetap Enggan Hentikan Produksi Gas di Myanmar
(AFP PHOTO/EMMANUEL DUNAND)
CEO Total Patrick Pouyanne

Terletak di lepas pantai barat daya Myanmar di Teluk Martaban, ladang Yadana memproduksi gas untuk dikirim ke pembangkit listrik di Thailand.

Mereka juga memasok pasar domestik Myanmar melalui pipa lepas pantai yang dibangun dan dioperasikan oleh perusahaan energi negara Myanmar Oil and Gas Enterprise (MOGE).

Pouyanne berujar, Total telah mempertimbangkan upaya pembayaran pajak terutang kepada negara bagian di Myanmar di rekening escrow, seperti yang disarankan oleh beberapa pihak. Namun, dia mengatakan langkah itu pun dapat membuat manajer lokal bertentangan dengan hukum.

Sejauh ini, Total belum membayar sepeser pun dari 4 juta dollar AS (Rp 58 miliar) dalam bentuk pajak bulanan yang biasanya dibayarkan kepada pemerintah. Pouyanne menambahkan, Total belum membayar pajak karena sistem perbankan tidak lagi berfungsi.

Total telah menghentikan proyek terbaru dan pengeboran di Myanmar sebagai tanggapan atas krisis Myanmar.

Pouyanne mengatakan, perusahaannya terkejut dengan tindakan represif yang terjadi.

Militer Myanmar mengambil alih kekuasaan setelah menahan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

Setelah itu, rakyat melawan kudeta dan menuntut dikembalikannya demokrasi dengan menggelar aksi demonstrasi yang berlangsung hampir setiap hari.

Namun, aksi demonstrasi ditanggapi dengan kekerasan oleh pasukan keamanan Myanmar.

Tak jarang, pasukan keamanan Myanmar tak segan membunuh para demonstran.

Pouyanne menambahkan, pihaknya akan berdonasi setara pajak yang ditanggung Total kepada pemerintah myanmar kepada asosiasi yang mengatasai hak asasi manusia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditekan Kelompok HAM, Total Tetap Enggan Hentikan Produksi Gas di Myanmar".

Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved