Breaking News:

Vaksin AstraZeneca

Belanda Tangguhkan Sementara Vaksinasi dengan AstraZeneca untuk Orang di Bawah 60 Tahun

Pemerintah Belanda menangguhkan sementara vaksinasi virus corona dengan vaksin AstraZeneca untuk orang di bawah 60 tahun pada Jumat (2/4/2021).

Editor: Adjeng Hatalea
(ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Pekerja kargo memasukan kontainer berisi vaksin Covid-19 AstraZeneca ke atas truk setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (8/3/2021). Sebanyak 1.113.600 vaksin virus corona (Covid-19) jadi asal perusahaan farmasi Inggris 'AstraZeneca' tiba di Indonesia melalui skema kerja sama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX Facility yang selanjutkan akan diproses di Bio Farma, Kota Bandung. 

TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Belanda menangguhkan sementara vaksinasi virus corona dengan vaksin AstraZeneca untuk orang di bawah 60 tahun pada Jumat (2/4/2021).

Keputusan ini diambil menyusul laporan dari sejumlah kecil orang yang menderita pembekuan darah yang tidak biasa setelah menerima suntikan.

Dilansir Tribunnews dari Ap News, keputusan Belanda datang tiga hari setelah pihak berwenang di Jerman juga berhenti menggunakan vaksin AstraZeneca untuk usia di bawah 60-an.

Kebijakan tersebut diputuskan mengutip kekhawatiran baru atas pembekuan darah yang tidak biasa yang dilaporkan pada sejumlah kecil dari mereka yang menerima suntikan di Jerman.

Jumat pagi (2/4/2021) sebuah organisasi Belanda yang memantau efek samping vaksin mengatakan telah menerima lima laporan pembekuan darah dengan jumlah plat darah rendah setelah vaksinasi.

Semua kasus terjadi antara tujuh dan 10 hari setelah vaksinasi, semua orang yang terkena adalah wanita berusia antara 25 dan 65 tahun.

Organisasi tersebut mengatakan dalam periode ketika lima kasus dilaporkan, sekitar 400.000 orang telah divaksinasi di Belanda dengan suntikan AstraZeneca.

Menteri Kesehatan Hugo de Jonge mengatakan penghentian sementara adalah tindakan pencegahan.

"Saya pikir sangat penting bahwa laporan Belanda juga diselidiki dengan baik," kata De Jonge. Kita harus berbuat salah di sisi hati-hati.

Berita tersebut merupakan kemunduran lain untuk vaksin AstraZeneca, yang sangat penting untuk kampanye imunisasi Eropa dan merupakan kunci utama dalam strategi global untuk mendapatkan suntikan ke negara-negara miskin.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved