Breaking News:

Berita Viral

Diduga Masalah Sengketa, Seorang Wanita di Medan Bangun Tembok Setinggi 2 Meter dan Panjang 12 Meter

Rumah Argenius ditembok oleh pihak bersengketa dengan tinggi hampir 2 meter dengan panjang 12 meter. Tembok tersebut hampir menutup akses masuk rumah.

Tribun-Medan/Fredy Santoso
Argenius Manurung saat berada di depan rumahnya 

TRIBUNAMBON.COM - Rumah seorang warga bernama Argenius Manurung warga Jalan Monginsidi III, Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan ditembok oleh pihak bersengketa.

Tembok setinggi hampir dua meter dan panjang 12 meter dibangun tepat didepan rumah Argenius sehingga hampir menutup akses masuk ke dalam rumahnya.

Bahkan saat proses penutupan disaksikan langsung oleh pihak Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, beserta aparat kepolisian, pada Selasa (30/3/2021).

Dikutip dari TribunMedan.com, tembok tersebut dibangun oleh Eni Lilawati bersama beberapa orang laki-laki.

Spanduk yang dipasang di depan rumah Argenius Manurung
Spanduk yang dipasang di depan rumah Argenius Manurung (Tribun-Medan/Fredy Santoso)

Tak hanya dibangun tembok, di depan rumah Argenius terdapat spanduk yang menjelaskan jika tanah seluas 13 x 23 merupakan milik ahli waris Almarhum Sjahman Saragih berdasarkan Surat Kepala Pejabat Urusan Tanah Kota Medan Tanggal 22 Juli 1955.

Spanduk yang dipasang di tembok rumah Argenius
Spanduk yang dipasang di tembok rumah Argenius (Tribun-Medan/Fredy Santoso)

Sementara, di tembok rumah terdapat spanduk berwarna kuning yang bertuliskan 'Rumah dan Tanah ini Milik Marga Manurung Sesuai dengan Keputusan MA No. 1816k/Pdt/2019'.

Terkait hal ini Ananda Sulung Lurah Anggrung membenarkan pembangunan tembok yang menghalangi akses masuk rumah warganya.

"Iya benar, tapi kita belum tahu pasti duduk perkaranya."

"Yang pasti kita udah meminta supaya jangan ditembok semuanya karena ada penghuninya," terang Ananda Sulung ketika dikonfirmasi, pada Rabu (31/3/2021).

Ananda menjelaskan, terkait pembangunan tembok ini lantaran ada sengketa antara kedua belah pihak soal jual beli tanah yang dilakukan oleh orangtua mereka yang sudah wafat.

Namun, proses hukum soal jual beli tanah tersebut belum usai.

Sedangkan, Argenius sebagai ahli waris masih melakukan upaya hukum.

Berita lainnya terkait Berita Viral

(Tribunambon.com/ Larasati Putri Wardani) (TribunMedan.com/ Fredy Santoso)

Penulis: larasati putri wardani
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved