Breaking News:

Penanganan Covid

Begini Cara Kerja GeNose yang Jadi Syarat Naik Pesawat Hingga Kritik terhadap Efektivitasnya

GeNose C19 belum bisa menggantikan pengecekan Covid-19 yang sudah ada. Sebab, alat ini masih dalam fase eksperimental.

(Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Insany)
Setelah Sempat Kabur, ASN Kabupaten Buru Maluku Akhirnya Jalani Tes Swab 

Sementara itu, ahli epidemiologi dan peneliti pandemi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, GeNose sebaiknya digunakan di rumah sakit, atau bukan di stasiun transportasi umum.

"Berbasis dari risetnya sendiri, mesinnya (GeNose) sudah dimodifikasi dalam realita kondisi rumah sakit. Tentu rumah sakit dan populasi umum itu berbeda," kata Dicky kepada Kompas.com akhir Januari. 

Dicky lantas menyebutkan, ada beberapa alasan kenapa alat GeNose yang ada di Indonesia saat ini sebaiknya tidak dipergunakan di stasiun transportasi umum tetapi lebih baik dipergunakan di rumah sakit atau puskesmas.

Pertama, pertimbangan basis riset dan populasi. Dicky mengatakan, jika penggunaan alat GeNose direncanakan dipakai di sarana publik ataupun transportasi umum, itu artinya target populasi masyarakat umum.

Sementara itu, sejak awal target populasi dari riset yang dilakukan terhadap alat GeNose adalah orang yang berisiko rentan terinfeksi Covid-19, yaitu populasi di pelayanan kesehatan.

"Dan ini ditambah lagi dengan kondisi di mana di (uji klinik) fase 2-nya itu pun, tetap dilakukan di lingkungan kasus atau potensi positifnya jauh lebih besar jika dibandingkan dengan kondisi populasi umum, yang di sini menjadi dalam lagi terkait clash in balance (perselisihan keseimbangan riset dan penerapan lapangan)-nya antara positif dan negatif," papar dia.

Hal ini dikarenakan, di populasi umum, tentu partisipan yang positif justru lebih sedikit dibandingkan dengan yang di rumah sakit.

Sebab, umumnya saat ini orang yang di rumah sakit, mereka sudah melakukan cek terlebih dahulu apakah mereka membawa atau terinfeksi virus atau tidak.

Kedua, desain GeNose lebih cocok untuk rumah sakit.

Menurut Dicky, alat GeNose yang diterapkan di Indonesia tersebut sebenarnya sudah dari awal riset pengembangan desainnya memang dipergunakan untuk di rumah sakit ataupun pelayanan kesehatan, seperti puskesmas dan klinik.

Halaman
1234
Editor: Salama Picalouhata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved