Breaking News:

Ambon Hari Ini

Harga Kedelai Naik Dua Kali Lipat di Ambon, Pedagang Minta Pemerintah Berdayakan Petani

Mahalnya harga kedelai terjadi karena pasokan kedelai lokal tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar.

TribunAmbon.com/Lukman
MASOHI - Harga kedelai yang semakin mahal dalam beberapa bulan belakangan membuat pengrajin tahu tempe di Masohi menjerit, Kamis (18/2/2021). 

Laporan Wartawan, TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Harga kedelai untuk bahan baku pembuatan tahu tempe di Kota Ambon semakin melambung.

Pedagang Tahu, Sukadi (67), mengatakan saat ini harga kedelai mencapai Rp.12.000 per kilogram. Harga tersebut melonjak 50 % dari harga tahun lalu.

“Tahun lalu harga keledai hanya Rp. 6000. Sekarang naik dua kali lipat,” ujar Sukadi saat ditemui TribunAmbon.com di Pasar Mardika, Ambon, Senin (29/3/2021).

Dia menyebut, mahalnya harga kedelai terjadi karena pasokan kedelai lokal tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar.

“Kejadian ini sudah terjadi bertahun-tahun,” katanya.

Menurutnya, seharusnya pemerintah memberdayakan petani untuk menanam kedelai daripada harus mengimpornya.

“Harusnya dari sabang sampai merauke petani kita suruh tanam kedelai,” ujar lelaki yang sudah 30 tahun menggeluti bisnis tahu tempe itu.

Baca juga: Harga Kedelai Mahal di Masohi, Ukuran Tahu-Tempe Diperkecil

Baca juga: Pengrajin Tahu dan Tempe Ini Berhasil Antarkan Dua Anaknya Jadi Polisi

Dia mengatakan, petani kedelai sangat sedilkit. Hal inilah yang berdampak terhadap produksi kedelai.

“Kalau petani kedelai banyak di Indonesia, pasti mereka bisa diuntungkan,” ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Ode Dedy Lion Aziz
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved