Breaking News:

Global

Jaga-jaga Perang dengan China, Taiwan Produksi Rudal Jarak Jauh

Taiwan telah memulai produksi massal rudal jarak jauh dan sedang mengembangkan tiga model lainnya.

Jaga-jaga Perang dengan China, Taiwan Produksi Rudal Jarak Jauh
(KRT via AP)
Ilustrasi rudal balistik. Gambar yang berasal dari tangkapan layar tayangan kanal televisi Korea Utara, KRT, menunjukkan rudal balistik antar benua (ICBM) terbaru yang dipunyai Korea Utara, dipamerkan dalam parade militer untuk merayakan 75 tahun Partai Buruh di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang, pada 10 Oktober 2020.

TAIPEI, TRIBUNAMBON.COM - Taiwan telah memulai produksi massal rudal jarak jauh dan sedang mengembangkan tiga model lainnya.

Hal itu diungkapkan oleh pejabat senior Taiwan pada Kamis (25/3/2021) sebagaimana dilansir Channel News Asia.

Pernyataan tersebut merupakan pengakuan yang langka dalam upaya meningkatkan daya gedor militer Taiwan di tengah meningkatnya tekanan dari China.

China, yang mengeklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, telah meningkatkan aktivitas militernya di dekat pulau itu akhir-akhir ini.

Meski selalu diremehkan China, militer Taiwan terus memodernisasi alat utama sistem pertahanannya demi memiliki daya tangkal yang efektif.

Tak hanya itu, modernisasi alat utama sistem pertahanan Taiwan juga mencakup kemampuan untuk menyerang balik pangkalan China jika konflik bersenjata benar-benar pecah. Menanggapi pertanyaan anggota parlemen Taiwan, Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng mengatakan bahwa pengembangan kemampuan serangan jarak jauh adalah prioritas.

"Kami berharap itu (senjata) jarak jauh, akurat, dan mampu bergerak," kata Chiu.

Dia menambahkan, penelitian tentang senjata semacam itu oleh Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan milik negara tidak pernah berhenti.

Di sebelah Chiu dalam gedung parlemen, hadir Wakil Direktur Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan Leng Chin-hsu.

Leng mengatakan, satu unit rudal jarak jauh berbasis darat telah memasuki tahap produksi, dengan tiga rudal jarak jauh lainnya sedang dalam tahap pengembangan.

Halaman
12
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved