Breaking News:

Ambon Hari Ini

6 Tersangka Penyelundupan Amunisi ke KKB Diserahkan ke Kejaksaan

Para tersangka diserahkan oleh penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon kepada Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Frits Nalle.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Enam tersangka kasus penjualan senjata api dan amunisi ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua dihadirkan dalam rilis pers di Mapolresta Ambon, Selasa (23/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Enam orang tersangka kasus penyelundupan senjata api dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Bintuni, Papua Barat diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum, Kejaksaan Negeri Ambon, Selasa (23/03/2021).

Para tersangka diserahkan oleh penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon kepada Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Frits Nalle.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa 2 diantara keenam tersangka merupakan oknum polisi yang bertugas di wilayah hukum Polresta Ambon, yakni SAP dan MRA, sedangkan empat tersangka lainnya adalah warga sipil yakni RM, HM, AT dan SN.

"Hari ini kami menerima 6 tersangka penjualan senjata api, mereka akan ditahan selama 20 hari sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Ambon," jelas Kajari dalam keterangan persnya.

Baca juga: Polisi Tetapkan 6 Tersangka Penjualan Senjata Api dan Amunisi ke KKB di Papua

Bukti senjata api dan amunisi diterima dalam bentuk foto yang dilampirkan dalam berkas perkara. Selain itu Kejari Ambon juga menerima sejumlah barang bukti lainnya berupa 5 buah HP, faktur ATM dan 3 buku tabungan serta 1 unit sepeda motor jenis Honda Beat.

"Barang bukti senjata Laras panjang, revolver dan sejumlah amunisi berada di Polres Bintuni, kita hanya memiliki bukti foto dokumentasi," jelasnya.

Enam tersangka ini sebelumnya ditahan di Rutan Polresta Ambon, serta satu tersangka oknum TNI ditahan Pomdam XVI Pattimura terancam hukuman mati.

Para tersangka dijerat dengan undang-undang darurat, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Undang-undang RI nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau kurungan penjara seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara. (*)

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved