Breaking News:

Global

Disebut Pembunuh oleh Biden, Putin Balas dengan Pepatah

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (18/3/2021) menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, atas komentar yang menyebutnya pembunuh.

Editor: Adjeng Hatalea
AFP/Alexei Druzhinin/ SPUTNIK/AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di negara tersebut terkait wabah koronavirus di kediaman Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada 25 Maret 2020. 

MOSKWA,TRIBUNAMBON.COMPresiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (18/3/2021) menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, atas komentar yang menyebutnya pembunuh.

Namun Putin mengatakan, Moskwa tidak akan memutus hubungan dengan Washington atas pertengkaran tersebut. Putin melontarkan balasannya di acara yang memperingati tujuh tahun pengambilalihan Krimea oleh Rusia.

Presiden berusia 68 tahun itu berkata, Moskwa akan terus menjalin hubungan dengan Washington, namun tetap melancarkan serangan verbal ke presiden AS.

"Dibutuhkan seseorang untuk mengenal seseorang," kata Putin dalam sambutannya yang disiarkan televisi, mengutip pepatah dari masa kecilnya. "Itu bukan hanya ucapan dan lelucon anak-anak.

Ada makna psikologis yang dalam di sini." "Kami selalu memandang orang lain dalam melihat kualitas kami sendiri, dan berpikir bahwa dia sama dengan kami."

Putin melanjutkan, dia berharap Biden yang berusia 10 tahun lebih tua darinya diberi kesehatan yang baik.

"Saya mengatakan ini tanpa ironi, bukan sebagai lelucon," tegasnya dikutip dari AFP.

Dalam wawancara Biden dengan ABC News pada Rabu (17/3/2021), politisi Partai Demokrat itu mengiyakan Putin adalah pembunuh, karena dituduh memerintahkan peracunan pemimpin oposisi Alexei Navalny.

Kalimat presiden AS ke-46 tersebut pun memicu krisis terbesar dalam hubungan bilateral beberapa tahun terakhir. Pada hari yang sama Rusia lalu memerintahkan duta besarnya di Washington kembali ke Moskwa, untuk konsultasi mendesak yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Putin mengatakan, AS adalah satu-satunya negara di dunia yang menggunakan senjata nuklir. Sementara Rusia, tambahnya, tahu bagaimana membela kepentingannya dan akan bekerja bareng Washington dengan syarat yang menguntungkan Moskwa.

"Dan mereka harus menghadapinya," pungkas Putin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Disebut Pembunuh oleh Biden, Putin Balas dengan Pepatah".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved