Breaking News:

Gempa Bumi

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Maluku Barat Daya, Berpusat di Laut Banda, Dirasakan di Saumlaki

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku mencatat gempa magnitude 5,4 mengguncang Maluku Barat Daya, Rabu (17/3/2021).

Grafis Tribunnews.com/Juna Putuhena
Ilustrasi Gempa 

TRIBUNAMBON.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku mencatat gempa magnitude 5,4 mengguncang Maluku Barat Daya, Rabu (17/3/2021).

BMKG mencatat gempa itu terjadi pada pukul 04.08 WIT.

Berdasarkan titik koordinatnya gempa 5,4 terjadi di 6.82 derajat Lintang Selatan (LS) dan 129.78 derajat Bujur Timur (BT).

Atau 98 km utara Tepa, Maluku Barat Daya dan 212 km barat laut Saumlaki, Kepulauan Tanimbar.

Gempa itu berada di kedalaman 157 Km.

Getaran gempa ini dirasakan dengan skala MMI II di Saumlaki.

Skala MMI II artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca juga: 3 Terdakwa Kasus Pembunuhan Mahasiswa Unpatti Husein Suat Divonis Bervariasi

Baca juga: Terapkan Protokol Kesehatan, SMA Negeri 1 Buru Gelar Ujian Sekolah Secara Tatap Muka

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, gempa bumi yang terjadi adalah jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi di laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan Naik ( Thurst Fault ).

Dia meminta masyarakat untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Seperti di Instagram dan Twitter @infoBMKG), website BMKG http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, maupun melalui Mobile Apps (IOS dan Android) di wrs-bmkg atau infobmkg.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tuturnya.

Dia juga meminta masyarakat, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” kata dia. (*)

Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved