Breaking News:

Ambon Terkini

Jual BBM Subsidi Tak Sesuai, DPRD Kota Ambon On The Spot ke SPBU Lateri

Dalam rapat ia menjelaskan, yang pasti DPRD Kota Ambon ingin BBM bersubsidi itu bisa dinikmati langsung oleh masyarakat untuk menghindari adanya kelan

TribunAmbon.com/Mesya
AMBON: SPBU Lateri ini telah dipergoki oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Ambon yang saat itu tengah melakukan operasi yustisi dan mereka kedapatan menjual BBM bersubsidi jenis premium kepada konsumen yang menggunakan jerigen, (25/2/2021) lalu. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak sesuai aturan, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon melakukan kunjungan langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Selasa (9/3/2021).

“Langka ini sebagai respon DPRD Kota Ambon dalam menangani keluhan publik tentang kasus SPBU Lateri,” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafri Taihutu dalam rapat bersama pihak SPBU Lateri, Selasa (9/3/2021).

Dalam rapat ia menjelaskan, yang pasti DPRD Kota Ambon ingin BBM bersubsidi itu bisa dinikmati langsung oleh masyarakat untuk menghindari adanya kelangkaan BBM.

Sebelumnya, SPBU Lateri ini telah dipergoki oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Ambon yang saat itu tengah melakukan operasi yustisi dan mereka kedapatan menjual BBM bersubsidi jenis premium kepada konsumen yang menggunakan jerigen, (25/2/2021) lalu.

Setelah itu, Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon langsung menyita 100 jerigen ukuran 25 liter maupun 35 liter yang berisi BBM subsidi dan kemudian dititipkan di Kantor Satpol PP Kota Ambon.

Menanggapi hal itu, Komisi II DPRD Kota Ambon langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan on the spot.

AMBON: Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon melakukan kunjungan langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Selasa (9/3/2021).
AMBON: Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon melakukan kunjungan langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Selasa (9/3/2021). (TribunAmbon.com/Mesya)

Jafri menambahkan, antrian mobil yang membeli BBM subsidi dengan menggunakan media jerigen itu, dari pihak SPBU Lateri telah menjual di luar ketentuan yang sudah diputuskan oleh Tim Gugus Tugas lewat peraturan Wali Kota soal waktu penjualan.

Hasil on the spot tersebut nantinya Komisi II DPRD Kota Ambon akan mengundang sejumlah pihak bersangkutan untuk menghadiri rapat yang rencananya akan digelar pekan depan di ruang paripurna DPRD Kota Ambon.

Pihak yang akan diundang yakni SPBU, Pertamina, SKK Migas, Kepolisian, dalam hal ini Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon.

“Pekan depat kami akan undang pihak-pihak terkait untuk membahas secara tuntas penjualan BBM subsidi yang tidak sesuai ini,” ucapnya.

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved