Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Pattimura Ambon Mulai Divaksinasi

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Tjantje Tjiptabudi, mengatakan para dosen dan tenaga kependidikan wajib mengikuti vaksinasi.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Salama Picalouhata
Dedy Azis
Vaksinasi Covid-19 secara massal tengah dilakukan di Gedung Auditorium, Universitas Pattimura, Kota Ambon, Rabu (10/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Deddy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Vaksinasi Covid-19 secara massal tengah dilakukan di Gedung Auditorium, Universitas Pattimura, Kota Ambon, Rabu (10/3/2021).

Tercatat sudah 352 tenaga pendidik divaksin di hari pertama pelaksanaan vaksinasi secara massal.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Tjantje Tjiptabudi, mengatakan para dosen dan tenaga kependidikan wajib mengikuti vaksinasi.

“Vaksinasi massal dilakukan untuk dosen dan semua tenaga kependidikan,” kata Tjiptabudi.

Dia melanjutkan, vaksinasi secara massal itu hanya dilakukan hari ini.

Baca juga: 1.034 Vial Vaksin Jatah Nakes Belum Digunakan di Maluku Tengah

Baca juga: Satgas: Vaksinasi Tak Boleh Ditunda karena Khawatir pada Varian Baru Virus Corona

Pantauan TribunAmbon.com, vaksinasi sudah berlangsung dari pukul 09.00 WIT.

Seperti biasanya, wajib vaksin melalui emapat tahapan, mulai dari pendaftaran, screening, penyuntikan vaksin dan berakhir di meja observasi.

Sesuai dengan vaksinasi Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor 10/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan Covid 19, berdasarkan ketersediaan vaksin ditetapkan kelompok prioritas penerima yakni tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga pendukung fasilitas kesehatan.

Juga diberikan kepada para lansia, dan pelayanan publik dimana didalamnya termasuk guru dan tenaga kependidikan.

Dikutip dari www.alodokter.com, dijelaskan Vaksinasi atau imunisasi merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit, biasanya berupa virus atau bakteri yang dilemahkan atau sudah mati, bisa juga hanya bagian dari virus atau bakteri. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut.

Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi.

Vaksin COVID-19 yang sudah tiba di Indonesia berisi virus Corona (SARS-CoV-2) yang sudah dimatikan. Dengan mendapatkan vaksin COVID-19, Anda bisa memiliki kekebalan terhadap virus Corona tanpa harus terinfeksi terlebih dahulu.

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh jika Anda mendapat vaksin COVID-19, di antaranya:

1. Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19

2. Mendorong terbentuknya herd immunity

3. Meminimalkan dampak ekonomi dan sosial. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved