Breaking News:

Maluku Terkini

Korupsi Dana Desa Marak Terjadi di Saparua, Jaksa Minta Saniri Awasi Ketat Pemerintah Desa

Dia meminta agar para kepala desa dan perangkatnya memahami sanksi hukum jika melakukan korupsi anggaran dana desa.

TribunAmbon.com/ Salma Picalouhata
Kejaksaan Negeri Ambon Cabang Saparua melakukan penyuluhan hukum penggunaan dana desa, di Aula Kantor Camat Saparua, Jumat (5/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Salama Picalouhata

TRIBUNAMBON.COM - Kepala Kejaksaan Negeri Ambon Cabang Saparua Ardy menegaskan, akan menindak tegas penyelewengan dana desa.

Dia meminta agar para kepala desa dan perangkatnya memahami sanksi hukum jika melakukan korupsi anggaran dana desa.

“Kepala desa bertanggungjawab dalam penggunaan dana desa, untuk itu harus hati-hati agar tidak terjerat hukum,’ ujar Ardy melalui telepon, Sabtu (6/3/2021).

Dia juga meminta saniri negeri melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan dana desa.

“Fungsi pengawasan harus selalu dijalankan dengan baik apalagi saniri menerima upah dari pemerintah dari anggaran keuangan negara,” kata dia.

Baca juga: Protes Dugaan Korupsi di Pulau Buru, Demonstran; Saya Tidak Tau, Cuma Diajak Teman

Menurutnya, saat ini banyak temuan lemahnya sistem pengawasan di setiap desa. Akibatnya, penyimpangan dan pelanggaran tata kelola dana desa selalu terjadi.

Terhitung, empat desa di Saparua saat ini terjerat penyelewengan dana desa.

Di antaranya, Desa Porto yang baru saja selesai sidang putusannya bulan lalu.

Kasus penyalahgunaan dana desa Haria, yang saat ini dalam tahap penyidikan. 

Serta adanya penyalahgunaan di Desa Siri Sori Islam, Itawaka, dan Kulur.

Untuk itu, pihak kejaksaan terus melakukan penyuluhan hukum penggunaan dana desa, dengan melibatkan pemerintah negeri dan saniri. (*)

Penulis: Salama Picalouhata
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved