Breaking News:

The Natsepa Pecat Karyawan

Pecat Sepihak Karyawan, DPRD Sebut Owner The Natsepa Tidak Paham Undang-Undang

Mourits Tamaela sebut Owner The Natsepa Hotel tidak paham undang-undang lantaran melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak

TribunAmbon.com/Mesya
Ambon: Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela saat memberikan keterangan terkait pengaduan karyawan The Natsepa Hotel yang dipecat sepihak, Jumat Sore (5/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Mourits Tamaela sebut Owner The Natsepa Hotel tidak paham undang-undang lantaran melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak terhadap sejumlah karyawan salah satu hotel terbesar di Maluku itu.

“Ownernya itu WNA, bisa jadi dia tidak mengerti UU pemerintahan Indonesia,” kata Tamaela, usai menerima aspirasi pekerja yang dipecat di halaman kantor DPRD, Jumat (5/3/2021) sore.

Lanjutnya, dari penjelasan para pekerja, PHK dilakukan tanpa sebab dan alasan apapun.

Pemecatan juga menyalahi mekanisme lantaran surat peringatan diberikan serempak dengan surat pemecatan.

Apalagi, keluhan para pekerja yang disampaikan secara personal maupun melalui serikat pekerja malah ditanggapi pihak Hotel dengan intimidasi yang berujung pemecatan.

“Saat dibentuk serikat buruh mereka malah diintimidasi karena menganggap serikat buruh akan mengatur perusahaan,” kata Tamaela.

Baca juga: Dipecat Sepihak, Karyawan The Natsepa Hotel Datangi DPRD Kota Ambon

Baca juga: DPRD Ambon Duga Ada Indikasi Kejahatan Terselubung Antara The Natsepa Hotel dan Disnaker Maluku

Sekretaris Fraksi NasDem itu juga menyesalkan kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Maluku karena tidak mampu menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan itu.

Tamaela pun menduga, Disnaker telah bekerja sama dengan The Natsepa untuk menutup persoalan yang menimpa 10 karyawan Hotel yang berlokasi di Desa Suli, Maluku Tengah itu.

Untuk itu, dirinya akan mendorong audiens bersama DPRD Provinsi Maluku, Disnaker dan pihak terkait lainnya untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kita akan perjuangkan hal ini dari provinsi sampai ke pusat, lewat ketua komisi kita akan mendorong untuk melakukan audiens dengan dprd provinsi untuk melihat pelanggaran ini karena karyawan bersangkutan karna adanya indikasi kejahatan terselubung antara perusahaan dengan dinas tenaga kerja provinsi Maluku,” paparnya.

Sebelumnya, puluhan karyawan The Natsepa Hotel mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Jumat siang.

Mereka protes karena tak terima dipecat secara sepihak oleh pihak hotel.

“Saya tidak tahu salah saya apa, tiba-tiba saya dipecat tanpa alasan yang masuk akal,” kata Ketua Serikat Pekerja The Natsepa Hotel, Valentine Sahalessy. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved