Breaking News:

Potret Kesehatan di Maluku

Ibu Hamil di Seram Terpaksa Ditandu Berjam-jam Menuju Puskesmas, Melewati Jalan Curam

Dalam kondisi itu, keluarga berjalan kaki sambil menyusuri hutan dan lembah yang curam hingga akhirnya tiba di Puskesmas Taniwel.

Dok/ Warga
Warga Desa Naniari, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku menggotong seorang ibu hamil menuju Puskesmas Taniwel, Minggu (28/2/2021). 

TRIBUNAMBON.COM - Linda Latue (22), seorang ibu hamil asal desa Naniari, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, digotong menuju puskesmas karena tak ada fasilitas kesehatan yang tersedia di desanya.

Dia harus ditandu kerabat dan keluarganya demi mendapatkan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak di puskesmas terdekat.

Keluarga terpaksa menggotong Linda dengan tandu yang terbuat dari bambu dan sarung.

Dalam kondisi itu, keluarga berjalan kaki sambil menyusuri hutan dan lembah yang curam hingga akhirnya tiba di Puskesmas Taniwel.

Salah satu kerabat Linda, Talis Leimosol mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/1/2021).

"Itu (Linda) masih kerabat saya, dia sedang hamil mau melahirkan dan sedang dibawa keluarga dari Naniari menuju Puskesmas Taniwel," kata Talis dilansir dari Kompas.com via telepon seluler, Senin (1/3/2021).

Menurut Talis, keluarganya rela menggotong Linda melewati jalanan hutan berbukit yang curam sekitar 10 kilometer.

"Itu kemarin hampir enam jam perjalanan baru sampai di Puskesmas, karena jauh juga lebih dari 10 km," katanya.

Kondisi itu lazim dialami warga Desa Naniari yang berada di wilayah terpencil di pedalaman Pulau Seram itu.

Hal itu, kata Talis, bukan pertama kali terjadi di desa tersebut. "Kejadian seperti ini sudah terjadi berulang kali," katanya.

Halaman
1234
Editor: Salama Picalouhata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved