Breaking News:

Maluku Terkini

Perajin Tenun Ikat Maluku Hingga Aksesoris Sisik Ikan Dapat Bantuan Modal dari Istri Gubernur

pemberian bantuan modal merupakan program kegiatan dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) guna membantu para pelaku kerajinan.

Courtesy; Humas Pemda Maluku
Ketua Dekranasda Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail menyerahkan bantuan modal usaha kepada 10 pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) Rabu (24/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sepuluh pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) menerima bantuan modal usaha, Rabu (24/2/2021).

Istri Gubernur Maluku sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail menyerahkan bantuan modal kepada mereka.

Kesepuluh pelaku usaha itu, di antaranya Perajin Tenun Ikat Maluku, Kerajinan Perahu Cengkeh, Kerajinan Anyaman, Kerajinan Batok Kelapa dan Kerajinan Patung Tumbur, Kerajinan Daun Kuli, Perajin Aksesoris Sisik Ikan, Perajin Aksesoris Tenun dan Perajin Kayu Hitam.

Widya mengatakan, pemberian bantuan modal usaha bagi IKM merupakan program kegiatan dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) guna membantu para pelaku kerajinan yang menjadi binaan Dekranasda khususnya di Maluku.

"Kita berharap, dengan adanya bantuan ini, tentunya mampu mendorong perekonomian UKM dan keluarga di tengah pandemi Covid-19," ungkap Widya di Gedung Dekranasda Maluku, (24/2/2021).

Menurutnya, Maluku dianugerahkan oleh sang pencipta dengan berbagai potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun warisan budaya dari para leluhurnya.

Berbagai kearifan lokal tersebut, kata dia, menjadi anugerah dan keunggulan untuk ditumbuhkan dan dikembangkan.

Kata dia, sektor industri menjadi domain dalam upaya menumbuh kembangkan berbagai potensi tersebut, sehingga dapat memberikan nilai ekonomis bagi kesejahteraan hidup dari para pelaku IKM kerajinan tersebut.

"Para perajin ini merupakan binaan Dekranasda Maluku yang terus melakukan berbagai inovasi dan kerja keras dalam upaya mengembangkan sektor kerajinan sebagai salah satu aset budaya lokal di Maluku," ujarnya.

Dekranasda, lanjutnya, akan terus berupaya  memberikan pendampingan, bimbingan teknis, pemberian bahan baku penolong dan promosi.

"Kolaborasi yang dilakukan tentunya sejalan dengan visi dan misi Pemprov Maluku dan stakeholder lainnya termasuk Dekranas," imbuhnya. (*)

Penulis: Adjeng Hatalea
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved