Breaking News:

Layanan Kesehatan di Pesisir Maluku

Viral Video Evakuasi Warga Sakit Pakai Gerobak, Kades Selor Sebut Pustu Tidak Ada Obat-Obatan

Warga sakit harus dirujuk ke Puskesmas Induk di Desa Kilmury, ibu kota kecamatan berjarak kurang lebih 10 kilometer dengan medan yang cukup berat.

TribunAmbon.com/Fandi
MALUKUL: Seorang warga desa Mising, Kecamatan Kilmury, Seram Bagian Timur yang menderita sakit terpaksa dievakuasi menggunakan gerobak ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, Minggu (21/2/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kepala Desa Selor, Kecamatan Kilmury, Seram Bagian Timur (SBT), Nurain  Kwairumaratu menyatakan puskesmas pembantu di Desa Selor tidak memadai untuk layanan  kesehatan lantaran tidak tersedianya obat-obatan dan peralatan kesehatan.

Alhasil, warga sakit harus dirujuk ke Puskesmas Induk di Desa Kilmury, ibu kota kecamatan berjarak kurang lebih 10 kilometer dengan medan yang cukup berat.

Menurutnya, pemerintah desa telah mengajukan permintaan obat dan peralatan kesehatan, namun tidak kunjung terpenuhi hingga kini.

“Saya sudah mengajukan permintaan obat dan peralatan kesehatan sejak 2019, tapi belum ada juga” ujar Kepala Desa Selor, Selasa (23/2/2021) pagi.

Baca juga: Tenaga Kesehatan Lansia di Provinsi Maluku Bakal Disuntik Vaksin

Baca juga: Dahlan Kocan; Pasien Naik Gerobak 20Km di Persisir Banda, Kadinkes SBT Usul Bangun Puskesmas

Padahal, pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) untuk membayar insentif enam tenaga kesehatan.

Para tenaga kesehatan itu adalah sumber daya manusia lokal desa yang tenaganya kini tidak terpakai karena ketiadaan obat dan peralatan kesehatan di puskesmas pembantu.

“Kami alokasikan, pembayarannya itu per semester,” cetusnya.

Berbeda dengan itu, sebelumnya Plt Kepala Dinas Kesehatan Seram Bagian Timur, Malik RM Yusuf kepada TribunAmbon.com, menyatakan, puskesmas pembantu di Desa Selor telah tersedia obat-obatan yang disuplai dari puskesmas induk.

“Ada tenaga perawat honor, mereka relawan. Untuk obat-obatan disuplai dari puskesmas induk sesuai permintaan” ujarnya, Selasa.

Desa Selor sendiri berpenduduk lebih dari 400 Jiwa. Berada diantara desa Mising dan Desa Kilmury.

Warga desa Mising dan Selor kerap harus menempuh perjalanan jauh dengan medan berat untuk mendapatkan layanan kesehatan di Puskesmas Induk. (*)

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved