Breaking News:

Layanan Kesehatan di Pesisir Maluku

Ini Tanggapan Dinkes Soal Video Viral Evakuasi Warga Sakit Pakai Gerobak Lewati Pantai & Sungai

Kejadian tersebut seharusnya tidak terjadi lantaran terdapat puskesmas pembantu (Pustu) di desa Selor.

TribunAmbon.com/Fandi
MALUKUL: Seorang warga desa Mising, Kecamatan Kilmury, Seram Bagian Timur yang menderita sakit terpaksa dievakuasi menggunakan gerobak ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, Minggu (21/2/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) akhirnya angkat suara terkait video viral evakuasi warga penderita sakit menggunakan gerobak di Kecamatan Kilmury, Seram Bagian Timur, Minggu (21/2/2021).

Menurutnya, kejadian tersebut seharusnya tidak terjadi lantaran terdapat puskesmas pembantu (Pustu) di desa Selor.

Desa terdekat dari Desa Mesing, tempat Dahlan Kocan dirawat dirumahnya sebelum dia dievakuasi ke Puskesmas induk di Kilmury, ibu kota kecamatan.

“Di desa Selor itu ada puskesmas pembantu, kalo tidak salah dibangun oleh PNPM,” Plt Kepala Dinas Kesehatan Seram Bagian Timur, Malik RM Yusuf kepada TribunAmbon.com melalui panggilan telepon, Selasa (23/2/2021) pagi.

Menurutnya, pustu itu dikelola oleh tenaga kesehatan dari desa setempat dan tersedia obat-obatan standar.

“Ada tenaga perawat honor, mereka relawan. Untuk obat-obatan disuplai dari Puskesmas induk sesuai permintaan” ujarnya.

Namun dijelaskan, saat kejadian evakuasi itu, tenaga kesehatan itu tidak berada di tempat sehingga layanan sementara terhenti.

“Satu tenaga kesehatan lagi ke Kilmury, satunya lagi ke Bula. Tengah ikut vaksinasi Covid-19,” jelasnya.

“Saat ini saya sudah berkoordinasi dengan kepala puskesmas terkait hal itu,” Imbuhnya.

Baca juga: Butuh Perawatan Medis, Pria Kilmury SBT Dievakuasi Pakai Gerobak Lewati Pantai dan Empat Sungai

Sementara itu, pengakuan kerabat Dahlan, Puskesmas Pembantu di desa Selor hingga saat ini belum berfungsi. Alhasil warga yang yang membutuhkan layanan kesehatan selalu ke Puskesmas Induk .

“Ada Pustu, tapi belum berfungsi,” ujarnya Husni Sopanputi, Selasa.

Seperti diberitakan, Dahlan, warga desa Mising terpaksa dievakuasi menggunakan gerobak ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis

Untuk sampai ke Puskesmas, Dahlan bersama puluhan warga pengantar harus menempuh jarak kurang lebih 10 kilometer melewati bibir pantai dan menyeberangi empat sungai. (*)

 
 

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved