Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Sudah Lansia, Walikota Ambon Akan Divaksin Covid-19

Kemenkes resmi merevisi daftar kelompok masyarakat yang mendapatkan vaksin Covid-19 (vaksin corona).

TribunAmbon.com/ Helmy Tasidjawa
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat screening di RSUP dr. J. Leimena, Jumat (15/1/2021). Vaksinasi Covid-19 tahap pertama. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM -  Wali Kota Ambon, Richard Louhanapessy tak dapat jatah vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama yang digelar beberapa waktu lalu.

Alasannya, orang nomor satu di Kota Ambon itu sudah melewati usia prioritas penerima vaksin Sinovac.

Namun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beserta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) terhadap vaksin Sinovac untuk masyarakat usia di atas 60 tahun.

Wali Kota Ambon direncanakan dapat melakukan vaksinasi Covid-19.

“Sudah ada penelitian baru mengatakan sekarang penyuntikan vaksin aman untuk lansia, jadi pemberian vaksin berikutnya Walikota juga akan terlibat,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung saat dihubungi TribunAmbon.com melalui telepon, Senin (22/2/2021).

“Jika Walikota tidak memiliki penyakit yang bertentangan maka ia akan divaksin,” lanjutnya.

Dia mengatakan, saat ini sejumlah tenaga kesehatan lansia juga sudah divaksin.

“Seperti Dokter Krisna, dokter dengan usia 80 tahun yang menjalankan praktek di Kota Ambon, telah menerima vaksin minggu lalu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, untuk pemberian vaksin kepada lansia akan ada beberapa persyaratan yang nantinya dilakukan pada penerima vaksinasi untuk lansia.

Petugas akan melihat adanya penyakit yang bertentangan dengan proses vaksinasi atau tidak seperti diuji untuk menaiki 10 anak tangga, jika baik-baik saja maka penyuntikan vaksinasi akan dilakukan.

Mereka juga akan diuji berjalan kaki kurang lebih 100 sampai 200 meter, jika tidak merasakan sesak nafas tentunya juga bisa menerima vaksin.

"Tekanan darah mereka pun akan dites," tutur Adonia.

Kemenkes resmi merevisi daftar kelompok masyarakat yang mendapatkan vaksin Covid-19 (vaksin corona).

Dalam daftar terbaru, kelompok lansia, penyintas, komorbid, ibu menyusui hingga sasaran tunda bakal mendapat vaksinasi.

Keputusan ini tertuang lewat Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/368/2021 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dan dikeluarkan pada 11 Februari 2021.

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved