Breaking News:

Sosial Media Influencer

Anak Muda Jarang Ikut Sosialisasi, Jadi Alasan Dokter Asal Ambon Bagi Tips Kesehatan di Tiktok

Dia menyayangkan  kurangnya kepedulian anak muda mengikuti sosialisasi kesehatan yang diadakan oleh instansi kesehatan.

Anak Muda Jarang Ikut Sosialisasi, Jadi Alasan Dokter Asal Ambon Bagi Tips Kesehatan di Tiktok
Tanita Pattiasina
dr. Ikramsyah Maulana saat diwawancarai usai sesi Special Interview di Studio TribunAmbon.com Jl Jenderal Sudirman No 188, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (21/2/2021).

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM –  Dokter muda, Ikramsyah Maulana, menyayangkan  kurangnya kepedulian anak muda mengikuti sosialisasi kesehatan yang diadakan oleh instansi kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.

Hall itu disampaikan dokter muda itu kepada wartawan TribunAmbon.com, setelah sesi Special Interview di Studio TribunAmbon.com Jl Jenderal Sudirman No 188, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (21/2/2021).

Bukan tanpa alasan, dia pun menceritakan pengalamannya saat melakukan sosialisasi vaksinasi di daerah Rumah Tiga, kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Dia menyebut, saat itu masyarakat yang mengikuti sosialisasi tidak lebih dari 20 orang. Mereka hanya terdiri dari orang tua dan beberapa perangkat desa.

“Anak-anak muda tidak hadir sama sekali, padahal paling bagus kalau mereka hadir,” katanya.

Menurutnya, kehadiran anak-anak muda sangat berdampak baik bagi pertukaran informasi yang terjadi di masyarakat. Apalagi, kecepatan informasi saat ini beredar dengan cepat di dunia maya.

Baca juga: Berbagi Tips Kesehatan, Dokter Asal Ambon Ini Viral di TikTok

"Misalkan mengenai vaksinasi covid-19 itu seperti apa, apakah memang benar atau keliru, dari situ kita juga  bisa meluruskan informasi yang salah yang beredar di masyarakat," jelas dokter yang sering membagikan informasi kesehatan di akun tiktoknya itu.

Kurangnya kepedulian pemuda saat sosialisasi itu menjadi alasannya membuat akun tiktok.

Pria berusia 25 tahun ini  memberikan hiburan bernilai edukasi kesehatan di hampir setiap unggahannya.

Berkat itu, ia bisa mensosialisasikan kesehatan kepada sejumlah anak muda. Tak jarang, dia mendapatkan komentar-komentar terkait informasi yang salah saat mengunggah konten-konten di tiktok.

Kepada 324.6 ribu pengikutnya, dokter yang pernah menjadi Runner up II Putra Bahari Indonesia 2019 itu berbagi tips, mengkonfirmasi berita hoax soal kesehatan, dan sesekali ia mengikuti trend di tiktok seperti gerakan-gerakan ‘menggemaskan’. (*)

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved