Breaking News:

Maluku Terkini

Oknum Polisi di Ambon Jual Senjata ke Papua, Polda Maluku Benarkan Ada Penangkapan

Dua oknum polisi di Ambon dikabarkan terlibat penjualan senjata api dan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Istimewa/Antara
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dua oknum polisi di Ambon dikabarkan terlibat penjualan senjata api dan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Roem Ohoirat membenarkan telah dilakukan penangkapan sejumlah orang di Ambon terkait penjualan senjata dan amunisi.

Namun, tidak disebutkan terduga pelaku yang ditangkap adalah oknum anggota kepolisian.

"Telah dilakukan penangkapan terhadap beberapa orang. Kasus tersebut masih dikembangkan," kata Ohoirat kepada TribunAmbon.com melalui pesan singkat, Sabtu (20/2/2021) malam.

Dia mengakui penangkapan bermula dari pelaporan seorang pelaku yang tertangkap aparat Polres Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, Rabu (10/2/2021).

Pelaku tertangkap membawa dua pucuk senjata api jenis revolver dan senjata api laras panjang.

Berikut 600 butir peluru kaliber 5.56 dan 7 butir peluru kaliber 3.8 serta 1 magazin.

"Atas informasi tersebut Kapolda Maluku memerintahkan Kapolres Ambon dengan di bek up oleh Polda Maluku untuk melalukan koordinasi dengan Polres Bintuni dan Polda Papua barat serta melakukan penyelidikan di Ambon," jelas Ohoirat.

"Kasus tersebut masih dikembangkan," tutupnya.

Sebelumnya, Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Hans Rachmatulloh Irawan menyatakan senjata dan ratusan amunisi itu akan diselundupkan ke Nabire, Provinsi Papua melalui Teluk Bintuni.

"Rencananya akan dibawa ke Kabupaten Nabire, melintas di Teluk Bintuni melalui jalur laut," kata , Kamis (11/2/2021).

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved